Angin Kencang Diprediksi Landa Jateng Dua Hari Ini
Ilustrasi angin kencang. (The-star)

Angin Kencang Diprediksi Landa Jateng Dua Hari Ini

Fenomena angin kencang diprediksi masih akan melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah. Fenomena ini terjadi karena masa transisi dari musim kemarau ke musim penghujan. Berikut ulasannya.

Inibaru.id – Angin kencang yang melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah beberapa hari ini diprediksi tetap berlangsung hingga dua hari ke depan. Hal ini dikemukakan Kasi Data dan Informasi, Stasiun Klimatologi Kelas I BMKG Kota Semarang Iis Widya Harmoko.

Iis mengatakan, fenomena ini terjadi karena adanya transisi musim kemarau ke musim penghujan. Selain itu, fenomena ini dipengaruhi embusan angin muson yang datang dari arah Australia.

“Mengakibatkan kecepatan angin berubah sangat kencang kisaran 13-20 km/jam. Secara umum menerjang wilayah pegunungan atau daratan tinggi serta daerah-daerah yang vegetasinya kurang,” ujar Iis seperti ditulis laman Kompas, Rabu (23/10/2019).

Nggak hanya itu, embusan angin yang kencang juga dipengaruhi letak matahari dan kondisi topografi gunung. Namun, sejauh ini pusaran angin tersebut belum berpotensi menjadi putting beliung.

Iis menambahkan, angin kencang ini juga belum memberikan tanda akan mempengaruhi gelombang tinggi di laut selatan maupun laut utara Jawa. Ketinggian normal gelombang untuk laut selatan berada di 2,5 meter dan Laut Jawa 1,25 meter.

Selain itu, Badan Meteorologi Klimantologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini di sejumlah provinsi di Indonesia terkait wilayah yang akan dilanda hujan petir dan angin kencang pada Kamis (24/10). Provinsi yang perlu waspada terhadap kemungkinan hujan petir antara lain Aceh, Kalimantan, Papua Barat, dan  Sulawesi Tengah. Sementara itu, provinsi yang mesti mewaspadai adanya angin kencang antara lain Bali, Banten, DKI Jakarta, Lampung, NTT, dan Sulawesi Selatan.

Tetap waspada dengan pergantian musim akhir-akhir ini ya, Millens. (IB07/E04)