Alami Kecelakaan, Teleskop Raksasa Pemburu Alien Rusak Parah

Alami Kecelakaan, Teleskop Raksasa Pemburu Alien Rusak Parah
Arecibo Observatory. (Atlasobscura)

Teleskop raksasa pemburu alien hancur setelah mengalami kecelakaan. Kecelakaan tersebut disebabkan oleh putusnya kabel logam.

Inibaru.id - Teleskop raksasa yang digunakan untuk menjelajahi antariksa, Arecibo Observatory, dikabarkan rusak parah setelah mengalami kecelakaan. Teleskop yang fungsi utamanya meneliti asteroid dan kehidupan alien ini hancur setelah kabel logam di dalamnya putus secara misterius pada Senin (10/8/2020) dini hari.

Lebih lengkap, University of Central Florida yang mengoperasikan teleskop raksasa ini mengungkapkan, putusnya kabel logam tersebut menyebabkan antena parabola terpotong dan menciptakan lubang sepanjang 30 meter.

Kabel dengan berat hingga 30 kilogram per meter itu rusak dan terempas hingga 200 meter.

"Material seberat beberapa ton jatuh," ucap Kepala Planetary Defense Coordination Office NASA, Lindsey Johnson. 

Meski putusnya kabel menyebabkan puing-puing berjatuhan ke tanah, nggak ada korban dalam insiden tersebut. Kendati demikian, puing-puing ini menyulitkan teknisi mengakses tempat kejadian perkara.

“Kami memiliki tim ahli yang bisa memperbaiki situsnya,” ungkap Francisco Cordova, Direktur Observatorium.

Dia menambahkan, fokus utama mereka saat ini adalah memastikan keselamatan staf, serta melindungi dan memulihkan fasilitas operasi secepatnya.

Di sisi lain, pihak Nasa mengatakan kerusakan ini membutuhkan waktu lama untuk bisa diperbaiki dan difungsikan kembali. Johnson memperkirakan, kerusakan tersebut baru bisa diperbaaiki dalam hitungan bulan.

Pernah Nongol di Film

Satelit Arecibo hancur setelah mengalami kecelakaan. (NASA)
Satelit Arecibo hancur setelah mengalami kecelakaan. (NASA)

Sebagai salah satu teleskop terbesar di dunia, Arecibo kali pertama beroperasi pada 1963 di Puerto Rico. Teleskop dengan diameter 305 meter ini juga pernah muncul dalam sebuah film Hollywood berjudul Contact (1997).

Meski dibuat dengan tujuan untuk meneliti kehidupan lain di luar angkasa, Arecibo hingga kini belum mendapatkan kontak langsung dengan alien. Kendati demikian, satelit ini dianggap telah memberikan kontribusi yang besar dalam pencarian kecerdasan luar angkasa atau Search for Extraterrestrial Intelligence (SETI).

Selain itu, pada 1974, para astronom juga pernah memanfaatkan satelit ini untuk mengirimkan kode biner menuju klaster bintang yang berjarak 25 ribu tahun cahaya. Percobaan ini dilakukan dengan harapan pesan mereka dapat ditangkap oleh kehidupan lain di luar angkasa.

Ehm, kira-kira, apa ya penyebab kerusakan itu? Jangan-jangan..!! Ha-ha. (Kum/MG33/E03)