Aksi Mengusir Kapal Tongkang untuk Selamatkan Terumbu Karang di Karimunjawa

Greenpeace bersama beberapa organisasi peduli lingkungan adakan aksi untuk penangkapan tongkang batu bara. Aksi tersebut guna melindungi dan menjaga terumbu karang yang ada di Taman Nasional Karimunjawa.

Aksi Mengusir Kapal Tongkang untuk Selamatkan Terumbu Karang di Karimunjawa
Berlabuhnya kapal-kapal tongkang di wilayah konservasi tersebut merusak terumbu karang yang menjadi rumah sekitar 400 spesies fauna laut.

Inibaru.id – Kerusakan parah pada terumbu karang di Taman Nasional (TN) Karimunjawa yang diduga dilalui tongkang-tongkang menggerakkan organisasi lingkungan nirlaba Greenpeace untuk melakukan aksi pengadangan. Bersama para aktivis lingkungan lain dan kapal Greenpeace, Rainbow Warrior, mereka menangkap kapal tongkang tersebut.

Seperti ditulis CNN Indonesia, Selasa (2/5/2018), ketika kapal Greenpeace Rainbow Warrior tiba di perairan TN Karimunjawa, ada satu tongkang batu bara yang terparkir di area taman nasional berserta kapal tunda (tug boat). Setelah sebelumnya memberikan peringatan kepada tug boat, para aktivis Greenpeace pun langsung menyerbu tongkang dan tug boat dengan meggunakan enam perahu karet.

Kapal Rainbow Warrior. (Viva.co.id/Muhammad Ali Wafa)

Dalam menjalankan aksinya, pihak Greenpeace melakukan aksi mengecat lambung kapal dengan cat ramah lingkungan bertuliskan beberapa pesan seperti "Coral Not Coal", "#BreakFreeFromCoral", dan "Coal Kills".

Aksi Greenpeace. (Viva.co.id/Muhammad Ali Wafa)

Menurut Juru Kampanye Perubahan Iklim Greenpeace Indonesia, Didit Haryo, pihak Greenpeace membangun komunikasi dengan para kru tongkang dan kapal tunda. Mereka beralasan mengalami kerusakan para pada mesin dan kekurangan logistik. Nggak lama setelah itu, para kru tersebut sepakat untuk segera meninggalkan taman nasional.

Mengusir kapal tongkang demi keselamatan terumbuk karang di Karimunjawa. (tirto.id)

Selain menggaet kapal Rainbow Warrior, Greenpeace juga mendatangi Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam melancarkan aksinya tersebut. Pihak KLHK kemudian menghubungi Balai Taman Nasional untuk mengusir kapal-kapal yang tidak seharusnya berlabuh sembarangan di kawasan tersebut.

Untuk memperkuat aksi gabungan itu, Greenpeace mengaku akan bekerja sama dengan Alam Karimun (Akar) serta komunitas lingkungan lainnya untuk menyelamatkan terumbu karang serta menjaga kelestarian di kawasan TN Karimunjawa.

Wah, semoga dari aksi tersebut, kamu bisa belajar untuk menjaga kelestarian lama ya,  Millens. (IB11/E03)