2 Korban Luka KRL Anjlok Masih Dirawat di Rumah Sakit

2 Korban Luka KRL Anjlok Masih Dirawat di Rumah Sakit
KRL jurusan Jatinegara-Bogor mengalami kecelakaan pada hari Minggu, (10/3). (kompas)

Dari belasan orang terluka akibat KRL jurusan Jatinegara-Bogor anjlok, hingga tercatat masih ada 2 orang yang butuh perawatan intensif di Rumah Sakit.

Inibaru.id – Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Jatinegara-Bogor mengalami kecelakaan pada hari Minggu, 10 Maret 2019 sekitar pukul 10 pagi. Akibatnya, laju operasi KRL untuk jadwal selanjutnya pun terganggu karena evakuasi gerbong yang anjlok. Selain itu, belasan orang penumpang pun mengalami luka dan dua di antaranya masih harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit.

Baca juga: Penyebab Kecelakaan KRL Jurusan Jatinegara - Bogor Belum Diketahui

"Hingga pukul 19.00 WIB dua penumpang masih dalam perawatan di RS Salak Bogor dan RS Suyoto Bintaro. Kedua penumpang itu antara lain Lilis Septiani (RS Salak Bogor) dan Shafa Mutia (RS Suyoto Bintaro),” kata Eva Chairunisa, Vice President Komunikasi PT Kereta Commuter Line Indonesia (PT KCI), seperti yang dikutip dari Idntimes.com, Minggu (10/3)

Selain itu, pihaknya juga menegaskan bahwa pelaksanaan evakuasi akan terus dilakukan sesegera mungkin agar KRL dapat kembali beroperasi dengan normal. Karena itu, masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari maupun ke Stasiun Bogor diimbau untuk melalui Stasiun Bojong Gede. Sedangkan untuk rute Jatinegara hanya bisa diakses sampai Stasiun Bojong Gede dan Depok Lama.

Hingga berita ini diterbitkan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih melakukan investigasi atas anjloknya gerbong KRL tersebut. Semoga, penyebab dari kecelakaan dapat segera diketahui dan selanjutnya bisa digunakan untuk bahan evaluasi agar kejadian serupa dapat diminimalisasi. (IB23/E05)