Adu Kuat Valentino Simanjuntak, UU ITE, dan Gerakan Mute Massal

Adu Kuat Valentino Simanjuntak, UU ITE, dan Gerakan Mute Massal
Heboh tagar #GerakanMuteMassal, Valentino Simanjuntak sampai mengaku akan laporkan akun-akun yang mengeluarkan hate speech dengan ancaman UU ITE. (Twittter/radotvalent)

Gerah dengan kemunculan hate speech kepada dirinya pada tagar #GerakanMuteMassal, Valentino Simanjuntak mengaku akan melaporkan sejumlah akun yang mengeluarkan kata-kata kasar dan nggak pantas dengan ancaman UU ITE.

Inibaru.id – Warganet Indonesia digegerkan dengan adu kuat antara presenter olah raga Valentino Simanjuntak dan Gerakan Mute Massal yang digaungkan sejumlah akun media sosial olah raga Indonesia. Dengan memakai UU ITE, Valentino bahkan kabarnya akan melaporkan salah satu akun yang menggaungkan tagar #GerakanMuteMassal, Siaran Bola Live.

“Saya menunggu permintaan maaf dari akun Anda lewat tulisan dan video agar saya dan saya dan jutaan followers saya di Instagram serta puluhan ribu di Twitter bisa mengetahui dengan jelas bahwa pemilik akun ini adalah manusia dewasa sesuai dengan peraturan perundang-undangan dalam waktu 1x 24 jam” tulis akun Twitter Valentino, @radotvalent pada Rabu (14/4/2021) dini hari.

Khusus untuk akun Siaran Bola Live, Valentino mengunggah gambar tangkapan layar unggahan akun tersebut di Twitter yang menuliskan kata-kata yang kasar dan nggak layak.

Laki-laki yang juga dikenal dengan julukan Bung Jebret ini juga mengaku sudah mengantongi puluhan akun lainnya, baik itu di Twitter atau Instagram. Bersama dengan rekan-rekan pengacaranya, dia ingin melaporkan akun-akun tersebut dengan alasan telah mengunggah hate speech yang diatur dalam UU ITE.

Gerakan Mute Massal digaungkan sejumlah akun-akun olahraga dan warganet Indonesia. (Twitter/HaiMagazine)
Gerakan Mute Massal digaungkan sejumlah akun-akun olahraga dan warganet Indonesia. (Twitter/HaiMagazine)

Gerakan Mute Massal Sempat Trending di Twitter

Semua kehebohan ini berawal dari munculnya tagar #GerakanMuteMassal yang sempat viral di Twitter pada Selasa (13/4/2021). Tagar ini adalah wujud kritik sejumlah warganet terhadap Valentino sebagai komentator pertandingan sepak bola Piala Menpora 2021.

Dalam beberapa tahun terakhir, Valentino memang dikenal sebagai komentator dengan gaya yang heboh. Sayangnya, banyak penggila bola Tanah Air yang kurang berkenan dengan gayanya yang sering memakai pilihan kata hiperbola dan terkadang nggak nyambung dengan pertandingan. Selain itu, ada sejumlah akun olah raga yang juga menganggap gaya komentatornya minim edukasi di bidang sepak bola.

Nah, Gerakan Mute Massal ini adalah dengan mengunggah foto atau video yang menunjukkan bahwa mereka menonton pertandingan sepak bola Piala Menpora 2021 dengan volume 0 alias tanpa suara sama sekali. Hal ini sebagai wujud protes atas gaya komentar Valentino di pertandingan tersebut.

Wah, kasus Valentino Simanjuntak ini ternyata semakin panas karena sampai memakai UU ITE, Millens. Omong-omong, kamu setuju nggak sih dengan Gerakan Mute Massal ini? Atau justru menganggap gaya komentar Valentino di pertandingan sepak bola justru seru? (Kum/IB09/E05)