Ada Gunung Berapi dan Dikelilingi Lautan Penuh Hiu Ganas, Warga Pulau Ini Justru Bahagia

Ada Gunung Berapi dan Dikelilingi Lautan Penuh Hiu Ganas, Warga Pulau Ini Justru Bahagia
Warga dan wisatawan menikmati keindahan alam Reunion meski ada ancaman hiu ganas. (Flickr/ Michael Mayer)

Di tengah-tengah Samudera Hindia, ada pulau kecil yang dikelilingi lautan yang penuh dengan hiu ganas. Di tengah pulau, ada gunung berapi yang masih aktif. Uniknya, lebih dari 800 ribu warga di Pulau bernama Reunion ini bahagia. Hm, kok bisa, ya?

Inibaru.id – Bayangkan kalau kamu tinggal di sebuah pulau kecil dengan gunung berapi dan dikelilingi lautan yang penuh dengan hiu ganas. Pasti rasanya seperti terperangkap, ya? Normalnya sih selalu was-was.

Tapi nggak demikian dengan warga Pulau Reunion yang terletak di tengah-tengah Samudera Hindia ini. Mereka justru tetap bahagia meski kondisi pulau tempat mereka tinggal seperti itu. Kok bisa, ya?

Sebenarnya, Pulau Reunion masih masuk dalam wilayah Prancis meski jaraknya sangat jauh dari Eropa. Nah, pulau ini adalah salah satu tujuan wisata populer karena pantainya yang indah dan ombaknya yang sangat asyik untuk dijadikan berselancar.

Para peselancar ini seperti nggak peduli dengan catatan serangan hiu ganas yang beberapa kali terjadi di sana.

Pada 2011 lalu, 11 orang tewas gara-gara serangan hiu. Bahkan, kalau dihitung dari 1988 sampai 2016, ada 50 serangan hiu di lautan sekitar Reunion. Gara-gara hal ini, di sana sempat ada larangan berenang atau berselancar.

Bahkan, pada 2012 lalu, Reunion sempat benar-benar ditutup bagi wisatawan. Otoritas setempat sampai harus membunuh 15 hiu yang dianggap terlalu agresif pada tahun tersebut. Kemudian, pada 2013, 50 ekor hiu juga harus dimusnahkan gara-gara ada kasus serangan pada peselancar lagi.

Jenis hiu yang ada di sekitar Reunion dan sering menyerang manusia adalah hiu banteng. Hiu ini memang lumayan ganas, Millens. Kalau menurut penelitian yang dilakukan dr Lagabrielle, hiu-hiu ini bertambah populasinya dengan cukup pesat. Ditambah dengan adanya perubahan temperatur air laut, semakin agresiflah hiu-hiu itu.

Gunung Piton de la Fournaise yang aktif dan berkali-kali meletus di Reunion. (Flickr/

Cédric Liénart)
Gunung Piton de la Fournaise yang aktif dan berkali-kali meletus di Reunion. (Flickr/ Cédric Liénart)

Kalau kamu penasaran dengan letak dari Pulau Reunion, lokasinya ada di sebelah timur Madagaskar, Millens. Pulau ini ukurannya hanyalah 2.511 km persegi. Total populasinya adalah 858.450 pada Januari 2021 lalu.

Ukuran Reunion yang kecil bertambah sesak dengan adanya gunung berapi yang masih aktif. Gunung tersebut adalah Piton de la Fournaise. Gunung ini lumayan aktif, lo. Pada 2015 lalu saja, ada erupsi kecil yang terjadi sebanyak 3 kali. Yang bikin heran, keberadaan gunung ini ternyata juga ikut mempengaruhi ganasnya hiu-hiu di sekitar Reunion.

Jadi gini, Millens. sedimen yang keluar dari gunung ini membuat air laut jadi lebih keruh. Nah, ternyata, hiu yang memang dikenal sebagai predator cerdas mampu menggunakan kekeruhan air ini untuk menyerang mangsa, termasuk menyerang manusia yang mereka salah kira sebagai mangsanya.

Nah, kini, wisatawan sudah boleh datang dan menikmati keindahan alam, termasuk berenang atau berselancar di Reunion.

Otoritas setempat sudah meningkatkan keamanan layaknya dengan alarm tanda bahaya, tim yang selalu memantau lautan jika saja ada hiu yang dianggap berbahaya, dan lain-lain. Intinya sih, wisatawan dan warga lokal lebih terjamin keamanannya.

Hm, kira-kira, kamu berani nggak datang ke Reunion yang penuh hiu ganas dan gunung berapi aktif, Millens? (Hip/IB09/E05)