Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Agar Kehamilan Muda Tetap Sehat

Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Agar Kehamilan Muda Tetap Sehat
Ilustrasi kehamilan muda. (Shutterstock)

Ada berbagai hal yang perlu diperhatikan seputar hamil muda agar ibu dan bayi tetap sehat. Apa saja?

Inibaru.id – Masa kehamilan merupakan masa-masa yang menyenangkan bagi orang tua. Maka, menjaga kesehatan di kehamilan muda harus diperhatikan agar meminimalisasi risiko terjadinya keguguran atau kelahiran prematur.

Agrar kehamilan ibu dan bayi tetap sehat pada masa hamil muda, ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Berikut ini lima cara menjaga kehamilan muda agar tetap sehat.   

Perhatikan Asupan Nutrisi

Menjaga asupan makanan. (Beritagar)

Memperhatikan asupan nutrisi sangat bermanfaat untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi. Masa awal kehamilan merupakan waktu pertumbuhan seperti otak, jaringan tubuh, mata, telinga, semua jaringan wajah, dan tulang bagi janin. Perempuan yang tengah hamil muda sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi, vitamin C, kalsium, zat besi, asam folat, dan serat.

Menghindari Daging Mentah

Hindari daging mentah. (Alamy)

Ibu hamil muda sangat rentan terkena infeksi yang bersumber dari bakteri, virus dan kuman yang bisa bersumber dari makanan. Sebaiknya ibu hamil nggak mengonsumsi daging mentah atau setengah matang karena berpotensi mengandung bakteri salmonella. Selain itu, beberapa sayuran seperti lobak, daun  semanggi dan varietas kacang hijau baiknya dimasak sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.

Menghindari Aktivitas Berat

Hindari aktivitas berat. (Istock Photo)

Hamil muda merupakan kondisi yang rentan, termasuk melakukan aktivitas yang terlalu berat. Oleh karena itu, sebaiknya ibu nggak melakukan aktivitas berat yang membahayakan janin di dalam kandungan. Selain itu, kebutuhan tidur juga harus terpenuhi, yakni sebanyak 7-9 jam perhari.

Menghindari Rokok dan Asap Rokok

Hindari rokok. (de.fotolia)

Salah satu faktor yang dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir prematur, dan plasenta bermasalah adalah rokok. Rokok juga dapat membuat bayi lahir dengan kondisi bibir sumbing. Jadi, sebisa mungkin agar ibu hamil menghindari rokok dan asap rokok. Bagi perokok, sebaiknya juga nggak merokok di sekitar ibu hamil.

Rutin Konsultasi dengan Dokter Kandungan

Konsultasi dengan dokter. (Iyihisset)

Konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan untuk ibu sejak awal memasuki masa kehamilan. Pemeriksaan harus secara rutin dilakukan untuk memantau kondisi janjin dan kesehatan ibu. Dengan berkonsultasi, ibu akan tahu mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehamilan.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kehamilan untuk meminimalisasi keluhan yang timbul pada masa tersebut, Millens! (IB07/E06)