Bantu Proses Penculikan dan Pemerasan WNA, Empat Polisi Diamankan

Bantu Proses Penculikan dan Pemerasan WNA, Empat Polisi Diamankan
Kasus empat oknum polisi menculik WNA. (Riauaktual)

Empat oknum polisi bersama dengan dua pelaku lainnya ditangkap karena mencilik dan memeras WN Inggris. Dalam aksi ini, mereka meminta tebusan senilai 1 juta dollar AS!

Inibaru.id – Polisi menangkap oknum anggotanya yang membantu proses penculikan dan pemerasan warga negara asing (WNA)  Inggris, Matthew Simon Craib. Mereka telah diamankan dan akan segera menjalani sidang akibat tindakannya.

Detik, Minggu (3/11/2019) menulis, kabar tentang pengamanan empat oknum polisi ini dibenarkan oleh Kadiv Propam Polri, Irjen Listyo Sigit. Dari keterangan yang diperoleh dari aparat, kasus ini berawal dari Matthew yang memberi tahu rekannya, VL tentang rencana bertemu seseorang untuk urusan pekerjaan pada 29 Oktober 2019.

Keesokan harinya, Matthew kemudian diculik. Para pelaku penculikan meminta tebusan dengan nilai 1 juta dolar. VL kemudian melaporkan kasus ini ke Ditreskrimum polda Metro Jaya pada Kamis (31/10) pukul 08.00 WIB. Kasus ini langsung ditangani oleh aparat dan pada pukul 13.00 WIB di hari yang sama, para pelaku penculikan ditangkap.

Dari enam pelaku penculikan yang ditangkap, empat di antaranya merupakan anggota kepolisian. Para pelaku tersebut adalah rekan kerja Matthew dengan inisial G, pacar G dengan inisial NA,  Bripda JBB,  Bripda NPU, Briptu H dan Bripda SBS. Irjen Listyo memastikan para oknum polisi tersebut akan disidang.

“Sudah dalam penanganan Resmob Polda Metro. Mereka akan mendapatkan sidang untuk pelanggaran disiplin dan kode etik yang akan ditangani oleh Propam Metro. Tapi proses ini menunggu selesainya berkas penangaan pidana,” ucap Irjen Listyo.

Sementara itu, Anggota Kompolnas, Poengki Indarti menyebut tindakan empat oknum polisi yang menculik dan memeras WNA ini mencoreng citra Polri. Dia mendesak oknum tersebut agar segera diproses secara pidana.

“Nggak bisa hanya diproses dengan sidang etik dan disiplin. Mereka harus dipidana. Kalau memang terbukti, mereka juga harus dipecat,” ucap Poengki.

Semoga kejadian serupa nggak terjadi lagi ya, Millens! (IB09/E06)