Anggarkan Lem Aibon Sebesar Rp 82 Miliar, Begini Tanggapan Dinas Pendidikan DKI

Anggarkan Lem Aibon Sebesar Rp 82 Miliar, Begini Tanggapan Dinas Pendidikan DKI
Tangkapan layar anggaran lem aibon. (Twitter/willsarana)

Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, William Sarana mengunggah tangkapan layar anggaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Anehnya mereka anggarkan Rp 82 miliar untuk pengadaan lem Aibon. Seperti apa tanggapan Dinas Pendidikan terkait hal ini?

Inibaru.id – Selasa malam (29/20/2019) William Aditya Sarana mengunggah tangkapan layar dari rencana anggaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta ke akun twitter pribadinya. Sontak cuitan William yang merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini bikin heboh warganet. Bagaimana tidak, ada anggaran khusus penyediaan lem aibon dengan nilai yang cukup fantastis, yakni Rp 82 miliar!

Lewat akun Twitter priadinya @willsarana, William nggak hanya mengunggah tangkapan layar tersebut, dia juga menyertakan tautan dari mana informasi ini berasal. Situs yang dimaksud yakni apbd.jakarta.go.id. Ada banyak warganet yang membuka situs ini dan menemukan hal yang sama, yakni anggaran Rp82,8 miliar untuk pengadaan lem aibon untuk Kegiatan Biaya Operasional Pendidikan Sekolah Dasar Negeri.

Sayangnya, pukul 23.07 WIB William menyebut tautan situs APBD Jakarta sudah tidak bisa lagi diakses .

Melansir Detik, Selasa (29/10), Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengaku tidak menganggarkan pembelian lem aibon. Sekretaris Dinas Pendidikan DKI, Susi Nurhati, menyebut hal ini sepertinya disebabkan oleh kesalahan pengetikan.

“Kami cek lagi ke semua komponen agar diperbaiki. Sepertinya ini salah ketik,” ucap Susi.

Dia juga mengaku akan segera mengecek hal ini ke SD yang terdapat di Jakarta Barat untuk memastikan ada kesalahan atau tidak.

Selain anggaran lem aibon, warganet juga menemukan rencana anggaran lain yang cukup menghebohkan, yakni anggaran belanja alat tulis kantor berupa pulpen yang mencapai angka lebih dari 123 miliar. Namun hingga saat ini, belum ada tanggapan terkait anggaran yang dianggap terlalu berlebihan oleh warganet ini.

Basri Baco Anggota Komisi E yang menangani Bidang Kesejahteraan dan Mitra Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyebut rencana anggaran ini akan segera dibahas dalam waktu dekat.

“Pembahasan yang kami lakukan belum sejauh satuan-satuan begitu. Besok akan dibahas lagi,” terangnya.

Menurutmu dana pengadaan lem untuk Dinas Pendidikan ini wajar nggak sih Millens? (IB09)