8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

Mencapai kemerdekaan adalah satu-satunya visi yang berhasil menyatukan banyak perbedaan di Nusantara kala itu

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda
Kongres Pemuda II yang diikuti perwakilan dari seluruh Indonesia pada 27-28 Oktober 1928 berhasil melahirkan Sumpah Pemuda (israindonesia.org)

Inibaru.id – Melalui Kongres Pemuda II pada 27-28 Oktober 1928, Sumpah Pemuda dicetuskan. Pernyataan para pemuda seluruh tanah air ini kemudian menjadi bagian sangat penting dalam perjuangan negeri ini untuk merdeka.

Siapa saja tokoh di balik Sumpah Pemuda itu? Dilansir dari Brilio, Jumat (28/10/2017), setidaknya ada delapan tokoh penting dalam kongres tersebut yang akhirnya mencetuskan Sumpah Pemuda.

  1. Soegondo Jojopoespito

 

Soegondo Jojopoespito (smppiussp.blogspot.co.id)

Sebagai Ketua Kongres, aktivis Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia ini menjadi sosok paling penting dan dikenal dalam pencetusan Sumpah Pemuda.

  1. Muhammad Yamin

 

Muhammad Yamin (pusakaindonesia.org)

Perwakilan dari Jong Sumatranen Bond ini adalah salah satu pencetus Kongres Pemuda II dan perumus teks Sumpah Pemuda. Dirinya pula yang mengusung Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Baca juga:
Ini Kata Prof Mia soal Memperlambat Kepunahan Bahasa
Fakta Unik Sumpah Pemuda Ini Jarang Diketahui Orang

  1. Soenario Sastrowardoyo

 

Soenario Sastrowardoyo (Wikipedia)

Kakek dari Dian Sastrowardoyo ini bertindak sebagai penasehat dalam Kongres Pemuda II sekaligus penyampai pidato berjudul “Pergerakan Pemuda dan Persatuan Indonesia” yang sukses memantik semangat para peserta kongres.

  1. Wage Rudolf Soepratman

 

WR Supratman (kebudayaanindonesia.net)

Dalam Kongres Pemuda II itulah WR Supratman memperkenalkan lagu ciptaannya, “Indonesia Raya” dengan biola miliknya. Karyanya itu kini menjadi Lagu Kebangsaan Indonesia.

  1. Djoko Marsaid

 

Djoko Marsaid (biografi-tokoh-ternama.blogspot.co.id)

Deputi dalam Kongres Pemuda II ini adalah wakil dari Jong Java. Perannya dalam kongres tersebut juga cukup krusial.

Baca juga:
Ikon Museum Sumpah Pemuda Itu Biola WR Supratman
11 Bahasa Kita Telah Punah, Lainnya?

  1. Amir Syarifuddin

 

Amir Syarifuddin (Wikipedia)

Ia adalah aktivis anti-Jepang. Perwakilan dari Jong Batak ini menjabat sebagai bendahara kongres sekaligus salah satu perumus Sumpah Pemuda.

  1. Sarmidi Mangoensarkoro

 

Sarmidi Mangoensarkoro (mangunsarkoro.wordpress.com)

Bersama Poernomowoelan, Sarmidi Mangoensarkoro menjadi pembicara dalam kongres hari kedua, 28 Oktober 1928. Dalam kesempata itu, ia mengangkat isu pendidikan.

  1. Sie Kong Liong

Sie Kong Liong (ikanmas1337.blogspot.co.id)

Kongres Pemuda II diselenggarakan di pemondokan kepunyaannya. Tempat itu saat ini menjadi Museum Sumpah Pemuda.

Selain nama-nama tersebut, peran penting sejumlah nama ini juga menjadi bagian tak terpisahkan dari kesuksesan Kongres Pemuda II. Mereka adalah Johan Mohammad Cai (Jong Islamieten Bond), R Katjasoengkana (Pemoeda Indonesia), RCI Sendoek (Jong Celebes), Johannes Leimena (Jong Ambon), dan Mohammad Rochjani Su'ud (Pemoeda Kaoem Betawi). (GIL/SA)