Kesalahan Ini Sering Dilakukan Saat Membersihkan Rumah

Kesalahan Ini Sering Dilakukan Saat Membersihkan Rumah
Ilustasi membersihkan lantai. (Cleanmyspace​)

Membersihkan rumah secara rutin sudah menjadi kewajiban bagi seluruh penghuni rumah. Namun, tanpa disadari, terkadang ada beberapa kesalahan yang dilakukan. Alih-alih bersih dan sehat, rumah malah tetap kotor dan berdebu.

Inibaru.id - Rumah berantakan dengan barang-barang berserakan di lantai bisa membuat penghuninya nggak nyaman. Selain nggak nyaman, kondisi rumah seperti itu juga bisa berdampak pada kesehatan tubuh. Sekalipun taraf berantakannya masih "normal", rumah tetap perlu dibersihkan secara rutin, Millens.

Eits, tapi membersihkan rumah juga nggak bisa sembarangan, lo. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan supaya nggak melakukan kesalahan saat membersihkan rumah. Yuk, ketahui beberapa kesalahan saat beberes rumah di bawah ini.

Memulai dari Tempat yang Salah

Ilustrasi mengepel sudut-sudut ruangan. (Pexels)

Saat akan membersihkan rumah, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah melihat kondisi rumah. Mulailah dengan merapikan barang-barang yang berantakan dengan mengembalikannya ke tempat semula. Setelah itu, buanglah sampah.

Kamu juga harus melakukan urutan membersihkan yang benar. Jangan sampai kamu menyapu lantai dahulu, lalu membersihkan debu dan menyeka jaring laba-laba. Urutan yang keliru itu membuatmu kerja dua kali. Hm, semakin capek deh!

Nggak Beberes secara Keseluruhan

Ilustasi membersihkan lantai. (Cleanmyspace​)

Kalau badan sudah capek atau nggak mood, beberes rumah pun akan dijalani setengah hati. Terkadang, seseorang juga nggak membersihkan rumah secara keseluruhan misal hanya menyapu yang terlihat kotor saja, nggak sampai ke sudut-sudut ruangan. Debu-debu di kursi dan karpet juga nggak dibersihkan. Hal ini nggak baik karena hanya akan menambah tumpukan kotoran atau debu di dalam rumah.

Menggunakan Lap atau Spons Kotor

Ilustrasi membersihkan menggunakan spons kotor. (Sunlight)

Bila kamu memerlukan lap atau spons untuk bersih-bersih, pastikan gunakan yang bersih, ya. Spons kotor bisa mengandung lebih dari 320 juta bakteri penyebab penyakit. Jika sponsmu kotor, basahi dulu spons itu semala dua menit sebelum digunakan.

Nggak Membersihkan Tong Sampah

Ilustrasi membersihkan tong sampah. (Dekoruma)

Setelah selesai membersihkan rumah, membuang sampah adalah hal yang wajib dilakukan. Namun, yang sering dilupakan adalah membersihkan tong sampah usai membuang sampah. Sempatkan selalu untuk membersihkan tong sampah dengan menggosok bagian dalam tong sampah dengan air bersih mengalir. Tong sampah kamar mandi dan dapur yang perlu rutin dibersihkan.

Menyemprotkan Cairan Pembersih Langsung pada Benda

Ilustrasi membersihkan kaca. (Rumah)

Laman Popmama (25/11/2018) menulis, menyemprot cairan pembersih secara langsung ke furnitur, porselen atau kaca dapat menyebabkan penumpukan larutan. Hal ini dapat menimbulkan minyak dan lendir. Inilah yang menyebabkan debu dan kotoran menempel lebih kuat. Nah, cara yang benar adalah menyemprotkan larutan pada kain pembersih microfiber atau handuk kertas sekali pakai. Gunakan kain atau handuk itu untuk membersihkan permukaan benda atau kaca.  

Mengganti Sprei Tanpa Membersihkan Kasur

Ilustrasi mengganti sprei. (Rumahlia)

Kasur adalah tempat yang paling sering dihinggapi tungau dan debu untuk berkembang biak. Debu dan tungau itu akan mengakibatkan kulit menjadi iritasi karena alergi. Jadi, ada baiknya kamu juga membersihkan kasur selain mengganti sprei. Saat membersihkan kasur, kamu bisa mencucinya dengan air panas dan larutan cuka putih serta baking soda. Usai mencuci, jemur kasur di bawah sinar matahari langsung supaya cepat kering.

Membersihkan rumah memang mesti tuntas supaya kondisi nyaman dan sehat dapat tercipta. So, hindari kesalahan-kesalahan dalam membersihkan rumah tadi, ya, Millens. (IB07/E04)