6 Jurus Jitu Menaklukan Pertanyaan “Mematikan” Saat Reuni Lebaran

Ada saja pertanyaan yang mampir di telingamu saat bertemu dengan orang yang sudah lama nggak jumpa. Nah, agar telingamu nggak panas, coba deh pakai enam jurus jitu berikut.

6 Jurus Jitu Menaklukan Pertanyaan “Mematikan” Saat Reuni Lebaran
Menghadapi pertanyaan menjengkelkan. (Hallosehat.com)

Inibaru.id – Lebaran memang jadi momen yang paling ditunggu-tunggu untuk berkumpul dengan keluarga jauh dan teman-teman yang sudah jarang bertemu. Selain dapat salam tempel dari keluarga dan bernostalgia dengan teman lama, terkadang momen ini justru bisa buat kamu kikuk. Salah satu alasannya adalah saat kamu harus menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang nggak kamu harapkan.  

Eits, nggak perlu khawatir, Millens. Inibaru.id punya jurus jitu yang bisa membantumu menghadapi pertanyaan “mematikan” itu. Simak ulasannya di bawah ini ya!

  1. Jawab Santai Saja, Nggak Perlu Emosi

Pertanyaan dari keluarga atau teman lama terkadang memang bikin jengkel, entah itu pertanyaan karena peduli atau sekadar basa-basi. Namun, momen silaturahmi itu tentu harus tetap dijaga agar nggak rusak.

Nah, bila kamu ditanya tentang hal-hal yang nggak kamu suka, jawab saja dengan santai dan penuh logika. Mereka akan mengerti kok!

Tante            : ”Skripsinya kok lama banget? Kapan selesai?”

Sobat Millens : “Iya, Tan, soalnya harus ada proses pengumpulan data, pengolahan informasi, dan penarikan kesimpulan”.

Tante            : “Temen-temen yang lain kok udah selesai?”

Sobat Millens : (Jawab dengan santai) “Ya, karena mereka sudah selesai pengumpulan data, pengolahan informasi, dan penarikan kesimpulannya, Tan”.

  1. Nggak Perlu Dibikin Pusing, Minta Doa Saja

Belum lama ini, hasil seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) telah diumumkan. Jangan heran kalau ada keluarga atau teman nyeletuk menanyakan hasilnya. Nah, kalau sudah begitu, kamu nggak perlu minder buat bilang belum diterima. Jawab saja minta doa, mereka pasti akan diam, dan bonusnya kamu didoakan.

Om-dari-jauh     : “Gimana pengumuman seleksinya? Keterima jurusan apa?”

Sobat Millens     : “Belum nih Om, doain ya biar cepat diterima.”

  1. Beri Jawaban Bijak

Kalau kamu punya waktu luang untuk menjawab, nggak ada salahnya kamu jawab dengan kata-kata bijak. Sesekali tindakan ini diperlukan agar mereka paham dan berhenti ikut campur urusan pribadimu.

Teman (Sudah menikah dan punya anak) : “Ayo dong, jangan lama-lama, kapan sebar undangan nikah?”

Sobat Millens (Masih jomlo)                     : “Di dalam Alquran sudah tertulis bahwa setiap manusia diciptakan Tuhan berpasang-pasangan, jadi nggak perlu khawatir karena jodoh akan datang pada waktunya. Tunggu saja kabar baiknya”.

  1. Tanggapi dengan Kelakar

Saat Lebaran, orang tua biasanya bakal menghadiri acara reuni dengan teman lamanya. Sebagai anak, kamu mungkin akan diajak untuk menemani mereka. Dalam situasi ini, kamu harus bersiap menerima pertanyaan-pertanyaan basabasi dari teman orang tuamu. Biar nggak canggung, jawab saja dengan kelakar!

Teman-SMA-Mama : “Iiih, ya ampun kamu udah gede ya sekarang? Makin cantik saja.”

Sobat Millens           : “Hehe, iya dong, Tante. Setiap hari aku makan sepuluh kali kok, masa nggak gede-gede.”

  1. Mengalihkan Pembicaraan

Cara ini juga bisa dikatakan ampuh bikin kamu nggak harus jawab pertanyaan “mematikan”. Siapkan jurus pengalihan terbaikmu agar mereka yang bertanya lupa pada apa yang mereka tanyakan.

Opung-lama-nggak-ketemu : “Mana calon kau? Opung tak sabar ingin dikenalkan!”

Sobat Millens                      : “Eh Opung, sudah lihat final Dangdut Aca Aca? Suara Fildun mantap kali macam burung kutilang bersiul-siul. Bah!”

  1. Pura-Pura Amnesia

Kalau yang ini bisa jadi senjata pamungkasmu melawan pertanyaan-pertanyaan mengganggu yang datang bertubi-tubi. Lakukan saja kalau kamu memang punnya mental dan niat yang kuat.

X : “Kapan kita dapat undangan nikah darimu?”

Y : “Iya, mau umur berapa punya anak? Nanti keburu tua.”

Z : “Kamu nggak kasihan sama mamamu? Dia pengin cepat nimang cucu tuh!”

Sobat Millens : “Kalian siapa? Aku di mana? THR ku mana?”

 Jadi, sobat Millens mau coba cara yang mana nih? (Verawati Meidiana/E04)