5 Tips Memilih Makanan Kucing Tipe Basah

5 Tips Memilih Makanan Kucing Tipe Basah
Sesuaikan makanan kucing dengan kebutuhan. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Biasanya, kucing lebih memilih makanan tipe basah atau wet food karena bertekstur lembut, sedikit berair, gampang dimakan, dan ada daging-dagingnya. Tapi, dari sekian banyak merek, bagaimana memilih wet food terbaik untuk si mpus?

Inibaru.id - Biar kucing kesayangan tetap sehat, makanannya harus kamu perhatikan. Selain makanan kering, berikan juga makanan basah untuk si kucing.

Di samping lebih lezat, tekstur basah akan membuat makanan kucing lebih bervariasi.

Lalu, bagaimana memilih makanan basah yang tepat untuk kucing?

1. Pilih Makanan Bergizi Umum

Makanan tepat akan membuat kucing sehat. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Makanan tepat akan membuat kucing sehat. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Kalau wet food ini kamu maksudkan sebagai makanan utama, pilih yang mengandung gizi umum. FYI, ada dua jenis wet food yaitu sebagai makanan utama (general food) dan makanan pendamping (side food).

Akan lebih baik lagi jika kamu juga menyesuaikan gizi sesuai tahap perkembangan kucing. 

O ya, pilih makanan yang mencantumkan AAFCO (Association of American Food Control Official). Biasanya, merek tersebut memiliki standar gizi yang bagus. Kalau pas nemu informasi “silakan dicampur dengan makanan lain” pada kemasan, artinya gizi makanan tersebut belum memenuhi standar umum.

2. Pilih Bahan Baku Berdasarkan Selera Kucing

Kalau kucingmu suka ikan, bahan salmon sangat baik. (shutterstock)
Kalau kucingmu suka ikan, bahan salmon sangat baik. (shutterstock)

Sama seperti manusia, kucing juga pasti makan dengan lahap kalau makanan itu sesuai seleranya. Jika kucingmu suka daging, pilih yang bahan bakunya daging ayam. Jika ikan, lebih baik memilih salmon atau tuna. Pastikan kamu mengecek komposisi bahan pada kemasan ya. 

3. Grain-free untuk Kucing yang Alergi Gandum

Cek makanan kucing apakah mengandung pemicu alergi atau nggak. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Cek makanan kucing apakah mengandung pemicu alergi atau nggak. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Memperhatikan apa yang dimakan memang penting. Jangan sampai si manis salah makan dan malah sakit. Teliti juga apakah kucing peliharaanmu alergi gandum atau nggak. Kalau alergi, pilih produk grain-free.

4. Zat Aditif Rendah

Memilih antioksidan alami lebih baik ya. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Memilih antioksidan alami lebih baik ya. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Makanan basah memang biasanya mengandung zat aditif artifisial karena lebih cepat rusak. Berbeda dengan dry food yang tahan, meski disimpan lama. Karena itu, jika nggak bisa menghindari zat aditif, kurangi saja porsinya.

Kamu bisa mengenali zat ini sebagai BHA, BHT, ethoxyquin yang bermanfaat sebagai antioksidan.

Kalau kamu pengin memberikan manfaat antioksidan alami untuk kucing, pilih makanan yang mengandung vitamin C, E, ekstrak jus teh hijau, dan lain-lain. Satu lagi, pilihlah produk makanan yang nggak berwarna karena nggak menambah nafsu makan kucing. 

5. Sesuaikan dengan Kondisi Kucing

Sesuaikan makanan dengan kondisi kucing. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Sesuaikan makanan dengan kondisi kucing. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Setiap usia dan kondisi kucing membutuhkan gizi yang nggak sama. Ada jenis makanan basah yang cocok diberikan untuk anak kucing yang baru disapih dan yang khusus untuk kucing tua bergigi lemah. Ada pula makanan untuk kucing yang mengandung banyak kalori untuk kucing hamil dan menyusui.

Jika nggak ingin terlalu ribet, pilih saja makanan yang cocok untuk segala usia. Biasanya hadir dalam merek impor. Kalau kucingmu sedang dalam kondisi tertentu seperti gemuk atau sakit, ada baiknya konsultasi terlebih dahulu ke dokter hewan.

Demikian ya cara memilih makanan basah yang tepat untuk kucing. Semoga bermanfaat ya, Millens. (my-best/IB21/E03)