5 Tips Jitu Supaya Bukber Nggak Hanya Jadi Wacana

 5 Tips Jitu Supaya Bukber Nggak Hanya Jadi Wacana
Ilustrasi bukber. (Shutterstock)

Selain dipenuhi dengan kehangatan dan keberkahan, Ramadan juga disesaki dengan banyaknya ajakan buka bersama aliasa bukber. Biar nggak mentok cuma jadi rencana, kamu bisa melakukan hal-hal ini.

Inibaru.id - Ramadan biasanya disambut dengan meriah dan penuh sukacita. Banyak acara yang diadakan khusus pada bulan puasa. Salah satu acara yang selalu ada setiap tahun adalah ajakan untuk buka puasa bersama alias bukber.

Sayang, terkadang rencana untuk mengadakan bukber sambil membangun silaturahmi ini nggak terealisasi hingga akhir Ramadan. Alhasil, bukber itu hanya mentok sebagai wacana. Nah, kalau kamu nggak pengin bukbermu hanya jadi wacana, sejumlah hal ini bisa dilakukan.

Rencanakan Jauh-Jauh Hari

Menyusun rencana. (Finansialku)

Sebelum mengadakan buka bersama, kamu perlu menyiapkan perencanaan yang matang. Kamu pasti membutuhkan waktu untuk mengumpulkan teman-teman, menentukan lokasi, dan menentukan tanggal pelaksanaan. Ada baiknya perencanaan-perencanaan itu dilakukan sejak jauh-jauh hari ya, Millens. Dengan menyiapkannya jauh hari, rencana bukbermu lebih matang.

Bikin Panitia Bukber

Membentuk panitia. (Pexels/rawpixel)

Saat merencanakan bukber, hal yang paling bikin repot adalah ketika terpilih menjadi panitia bukber. Eits, tapi kepanitiaan inilah yang bakal membuat rencana bukbermu berjalan dengan lancar. Kalau kamu jadi panitia, gunakan kesempatan itu sebaik-baiknya, ya.

Pastikan Kehadiran Teman-Temanmu dengan Meminta Jaminan DP

Ilustrasi membayar DP. (Rumasaria)

Bila kamu khawatir peserta bukber membatalkan jadwal menjelang hari pelaksanaan, kamu bisa meminta jaminan uang di awal. Jaminan ini berfungsi sebagai pengikat supaya seseorng menghadiri bukber. Selain itu, uang jaminan tersebut bisa digunakan untuk membayar uang muka sewa tempat.

Rela Berkorban

Ilustrasi membooking tempat. (Shutterstock)

Yaps, tips berikutnya adalah rela berkorban. Kalau kamu pengin acara bukbermu benar-benar terealisasikan, mesti ada yang mau berkorban. Berkorban dalam hal ini adalah bersedia menyewakan tempat atau sanggup mendatangi teman lama yang nggak pernah nongol di grup bukber. Yakin deh, usahamu nggak akan mengkhianati hasil.

Niat yang Tulus

 

Ilustrasi niat. (Shutterstock)

Hal terakhir yang perlu dilakukan adalah niat yang tulus. Dengan niat yang tulus, usaha kalian dalam merencanakan bukber bersama teman-teman semoga berjalan lancar. Nggak perlu ragu atau takut gagal lagi deh.

Itulah beberapa tips jitu supaya rencana bukbermu nggak cuma jadi wacana. Gimana, sudah merencanakan bukber belum nih, Millens? (IB07/E04)