5 Tanaman Hias Merambat yang Berbunga Sepanjang Waktu dan Cara Terbaik Merawatnya

5 Tanaman Hias Merambat yang Berbunga Sepanjang Waktu dan Cara Terbaik Merawatnya
Flame of Irian, salah satu tanaman hias merambat berbunga sepanjang waktu. (U-Report)

Tanaman hias merambat berbunga bisa menjadi alternatif tanaman yang bisa kamu tanam. Bahkan beberapa tanaman bakal memberimu bunga melimpah dalam waktu yang lama. Lahan yang dibutuhkan untuk tanaman rambat juga nggak luas. Cocok untuk gaya hidup urban.

Inibaru.id – Ada banyak tanaman hias merambat berbunga yang bisa kamu tanam di halaman rumah. Tanaman jenis ini bisa menjadi alternatif jika nggak banyak lahan yang tersisa untuk berkebun. Meski cuma merambat, tanaman ini akan tetap membuat rumah asri.

Aneka warna bunga juga akan semakin mempercantik tampilan rumahmu. Nah, beberapa jenis tanaman bahkan dapat berbunga sepanjang waktu.

Sebelum memilih tanaman hias merambat berbunga, kamu sudah tahu belum ciri-cirinya? Kalau kamu perhatikan, pada batang tanaman tumbuh akar, batang terlihat terlilit pada awal pertumbuhan yang disebabkan tanaman masih dalam masa penyesuaian, daun berbentuk sulur, dan memiliki batang yang lemah sehingga harus bergantung pada pohon lainnya.

Jenis Tanaman Hias Merambat Berbunga Sepanjang Waktu

Nggak semua tanaman hias merambat berbunga sepanjang waktu. Ada pula yang harus menunggu musim untuk berbunga. Nah, buat kamu yang sedang mencari apa saja tanaman hias merambat berbunga tanpa kenal waktu, berikut rekomendasinya.

1. Morning Glory

Bunga Morning Glory selalu mekar pada pagi hari. (The Press Enterprise)
Bunga Morning Glory selalu mekar pada pagi hari. (The Press Enterprise)

Bunga tanaman hias merambat yang satu ini bakal selalu menyapamu. Pasalnya, Morning Glory akan selalu mekar pada pagi hari. Bunganya mirip bentuk terompet. Keunikan tanaman hias ini terletak pada bunganya yang bisa berubah warna. Awalnya, bunga morning glory akan berwarna ungu terang. Itu artinya, bunga mendapat sinar matahari yang cukup

Ketika kekurangan sinar matahari, warna bunga akan berubah menjadi biru. Yang bikin senang, morning glory memiliki 1.000 variasi warna. Hebatnya lagi, nggak perlu perawatan khusus untuk menjaga kesegarannya. Cukup siram 5-7 hari sekali dan pemupukan 2-2,5 bulan sekali. Sayangnya, tanaman ini memiliki umur pendek yaitu kurang dari satu tahun.

2. Petrea Volubilis

Petrea Volubilis sangat unik karena warna bunganya bisa berubah. (Pinterest)
Petrea Volubilis sangat unik karena warna bunganya bisa berubah. (Pinterest)

Tanaman ini termasuk perdu dan berasal dari Amerika Tengah. Petrea Volubilis memiliki beberapa nama panggilan seperti Purple Wreath, Purple Vine, Queen’s Wreath hingga Blue Bird Vine. Namun, di Tanah Air tanaman hias merambat berbunga ini dikenal dengan nama Petrea Volubilis.

Kamu bakal terpesona dengan bunganya yang begitu banyak. Hampir di setiap batang ditumbuhi bunga. Uniknya, warna bunga-bunga ini pasti akan berubah sebelum memasuki masa gugur.

Meski begitu, proses masa gugur bunga ini terjadi secara perlahan. Bunga yang awalnya berwarna ungu cerah akan menucat. Kemudian, bunga akan berubah menjadi hijau hingga akhirnya gugur perlahan.

3. Mandevilla

Mandevilla cocok dirambatkan pada pagar besi. (The Spruce)
Mandevilla cocok dirambatkan pada pagar besi. (The Spruce)

Tanaman merambat yang satu ini bisa tumbuh dengan mudah di daerah tropis. Semakin banyak tanaman hias mandevilla terpapar sinar matahari, semakin banyak pula bunga yang tumbuh.

Bentuk bunganya mirip terompet berwarna merah, pink, atau putih, dengan bentuk bertumpuk, hampir seperti mawar. Selain terus berbunga, Mandevilla nggak akan merusak dinding. Akar-akar Mandevilla sangat lemas sehingga lebih cocok ditanam melilit pada pagar besi.

Yang harus kamu perhatikan ketika menanam Mandevilla adalah menjauhkannya dari cacing tanah. Karena itu, gunakan arang kelapa sebagai media tanam.

4. Flame of Irian

Flame of Irian sangat cocok dirambatkan pada kanopi. (Bebeja.com)
Flame of Irian sangat cocok dirambatkan pada kanopi. (Bebeja.com)

Sesuai namanya, tanaman hias merambat berbunga ini berasal dari Papua. Ukuran bunganya cukup besar dan menjuntai dengan warna jingga kemerahan. Flame of Irian tergolong tanaman langka lagi mahal.

Meski begitu, pertumbuhannya cukup cepat dan gampang dirawat. Tanaman ini sangat cocok dijadikan tanaman rambat pada kanopi.

5. Air Mata Pengantin

Air Mata Pengantin yang belum mekar. (Creative Commons/Meneerke bloem) 
Air Mata Pengantin yang belum mekar. (Creative Commons/Meneerke bloem) 

Nama lain tanaman ini adalah Antigonon Leptopus. Entah mengapa di Indonesia disebut dengan nama air mata pengantin. Tanaman ini memiliki mahkota bunga berwarna pink dan terselip beberapa kelopak bunga warna putih. Perpaduan warna ini membuat banyak orang menjadikannya tanaman penghias rumah favorit.

Cara Merawat Tanaman Hias Merambat Berbunga

Meski beberapa tanaman hias merambat yang kamu tanam bisa tumbuh dengan mudah, bukan berarti nggak dirawat. Berikut cara merawat tanaman hias merambat yang perlu kamu tahu!

1. Kenali Jenis dan Karakteristik Tanaman Rambat

Kamu harus tahu sifat dan karakter tanaman yang mau kamu tanam. Apakah boleh terkena sinar matahari langsung atau nggak, hingga media tanam yang dibutuhkan.

Bentuk daun dan perambatan juga harus kamu pahami untuk menentukan jarak tanam dari tanaman lain. Kalau ingin lebat, ya letakkan berjauhan agar leluasa.

2. Pangkas Tanaman Secara Berkala

Biasanya, tanaman hias tumbuh dengan cepat. Karena itu, kamu perlu memangkasnya secara berkala. Jangan sampai dibiarkan merambat ke mana-mana dan malah merusak pemandangan tamanmu ya. Yang perlu kamu perhatikan dalam pemangkasan adalah hindari memotong dahan utama. Pangkaslah ranting-ranting kecil pada bagian samping. Dengan begitu, tunas pada dahan utama akan tumbuh.

3. Waspada Penyakit Tanaman Rambat

Cocopeat cukup aman sebagai media tanam. (Freepik)
Cocopeat cukup aman sebagai media tanam. (Freepik)

Terkadang, ada tanaman rambat yang nggak cocok dengan media tanam tertentu sehingga berenyakit. Jika hal itu terjadi, pindahkan tanaman rambat pada pot sehingga kamu bisa menyesuaikan media tanamnya. Kamu bisa menggunakan cocopeat yang ramah terhadap tanaman.

4. Pilih Media Rambat

Bukan cuma media tanam yang harus kamu perhatikan; media rambat harus juga dipilih dengan saksama. Pastikan media rambat mampu menopang pertumbuhan tanaman. Pastikan kamu menyiapkan dinding yang agak kasar untuk tanaman hias yang memiliki akar keras.

Untuk tanaman yang dirambatkan ke kanopi, akan lebih baik jika kamu mengikatnya sampai ia mampu menahan dirinya sendiri.

5. Lakukan Penyiraman, Pemupukan, dan Pembasmian Hama

Layaknya tanaman lain, tanaman hias merambat berbunga juga perlu disiram dan diberi pupuk. Demikian pula jika dihinggapi hama, kamu harus mengatasinya. Lakukan penyiraman dua kali sehari, pagi dan sore.

Pemupukan nggak perlu dilakukan terlalu sering. Kamu harus melihat kondisi tanaman terlebih dahulu,  tapi, pada umumnya dilakukan sebulan sekali.

Meski nggak bisa dibilang mudah, merawat tanaman hias merambat berbunga juga nggak terlalu sulit. Dengan keteduhan dan keindahan yang diberikan tanaman merambat ini, rasanya kesabaranmu bakal terbayar lunas.

Jadi, mau menanam jenis bunga merambat yang mana nih, Millens? (Dek,99/IB21/E03)