5 Jenis Epilepsi yang Perlu Kamu Ketahui

5 Jenis Epilepsi yang Perlu Kamu Ketahui
Epilepsi memiliki berbagai jenis dan gejala. (jw.org)

Meski tampak sama, ternyata ada 5 jenis epilepsi yang mungkin diidap seseorang. Yuk simak informasinya berikut ini.

Inibaru.id - Epilepsi terjadi akibat adanya pelepasan muatan listrik berlebihan di otak secara tiba-tiba yang menyebabkan timbulnya kejang berulang. dr. Vivien Puspitasari, dokter spesialis syaraf mengungkapkan bahwa epilepsi adalah suatu penyakt neurologi menahun akibat aktivitas listrik otak yang abnormal (korsleting).

Untuk mengenal jenis epilepsi, berikut adalah berbagai jenis serangan epilepsi:

  1. Petit mal

Pengidap epilepsi akan hilang kesadaran secara mendadak. Sesaat dia akan terlihat bengong tapi kemudian akan kembali normal dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

  1. Grand mal

Epilepsi jenis ini termasuk dalam jenis serangan epilepsi yang hebat. Penderitanya akan hilang kesadaran secara mendadak diikuti dengan kejang karena aktivitas yang abnormal di kedua sisi otak. Serangan ditandai dengan kram otot sehingga tubuh akan menghentak hingga penderita terjatuh. Kepala penderita akan memutar ke salah satu sisi dan mengatupkan giginya. Tak jarang penderita juga kehilangan kontrol dalam berkemih.

  1. Myoklonik Juvenil

Epilepsi ini menyebabkan terjadinya kontraksi singkat pada otot dari taraf ringan hingga hebat. Pada taraf berat, penderita bisa terhentak dan jatuh ke lantai. Jenis epilepsi ini juga bisa disertai dengan reaksi penderita yang melemparkan benda-benda di sekitarnya.

  1. Parsial sederhana

Gangguan yang satu ini nggak sampai membuat penderitanya hilang kesadaran. Reaksi yang ditimbulkan berupa gangguan emosi atau adanya perubahan dari sesuatu yang dilihat, didengar, dirasakan, dikecap, atau dicium dan terjadinya hentakan di bagian tubuh secara spontan serta kesemutan.

  1. Parsial Kompleks

Penderitanya mengalami gangguan kesadaran sesaat, tatapan kosong, dan melakukan gerakan-gerakan tanpa tujuan, seperti menggosok-gosok tangan, mengunyah-ngunyah, menelan, berjalan melingkar, mengeluarkan suara-suara yang tak berarti, ketidakmampuan memahami apa yang orang lain katakan, dan menolak bantuan. Kebingungan berlangsung selama beberapa menit, dan diikuti dengan pemulihan total.

Nah semoga dengan informasi di atas, kamu nggak lagi takut pada orang epilepsi ya, Millens. Nggak nular kok. (IB27/E05)