4 Merek Ponsel Ini Sudah Hilang dari Peredaran, Kamu Masih Punya?

4 Merek Ponsel Ini Sudah Hilang dari Peredaran, Kamu Masih Punya?
Ada sejumlah merek ponsel yang hilang di pasaran. Padahal, dulu merek-merek ini cukup populer, lo. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Persaingan ponsel pintar memang sangat ketat. Sejumlah merek ponsel ini sudah hilang dari peredaran. Padahal, dulu merek-merek ini sangat populer dan digemari banyak orang.

Inibaru.id – Perkembangan teknologi memang sangat pesat, khususnya di bidang ponsel pintar. Kini, jenama ponsel bersaing untuk menghasilkan ponsel-ponsel berteknologi tinggi. Tapi, persaingan ketat ini akhirnya juga memakan korban. Meski sempat terkenal dan merajai pasaran, sejumlah merek ponsel ini sudah hilang dari peredaran.

Berikut adalah jenama-jemana ponsel yang sudah nggak bisa kamu cari lagi.

Ericsson

Merek ponsel Siemens sudah hilang sejak era smartphone muncul. (Flickr/

bfishadow)
Merek ponsel Siemens sudah hilang sejak era smartphone muncul. (Flickr/ bfishadow)

Ericsson adalah salah satu jenama ponsel terkemuka di dekade 1990-an. Saat itu, ponsel-ponsel buatan Ericsson bahkan dianggap memiliki teknologi cukup mutakhir. Sayangnya, ada banyak masalah dalam hal pengembangan teknologi hingga kebakaran pabrik yang membuat jenama ini akhirnya semakin menurun pamornya.

FYI, Ericsson sempat merilis R380, ponsel pertama yang memakai sistem operasi Symbian. Sayangnya, ponsel ini nggak begitu laku. Beruntung, mereka diselamatkan oleh kerja sama dengan pabrikan Jepang, Sony. Jenama ini pun kemudian berubah jadi Sony Ericsson.

Sony Ericsson

Sony Ericsson dikenal sebagai ponsel keren dengan teknologi tinggi, khususnya di bidang kamera. (Flickr/Heipei)
Sony Ericsson dikenal sebagai ponsel keren dengan teknologi tinggi, khususnya di bidang kamera. (Flickr/Heipei)

Sony Ericsson adalah “anak” dari hasil “perkawinan” antara Sony dan Ericsson sejak Oktober 2001. Ponsel-ponsel Sony Ericsson dikenal menjadi pemimpin kamera ponsel beresolusi tinggi di zamannya karena memiliki teknologi keren.

Sayangnya, usia jenama ini cukup singkat, Millens. Sejak mengalami kerugian pada 2002 dan 2003, inovasi ponsel ini semakin menurun. Alhasil, konsumen pun mulai melirik ponsel lainnya. Sempat menelurkan sejumlah smartphone keren, namun nggak mampu menyelamatkannya dari kajatuhan.

Siemens

Siemens sudah nggaklagi memproduksi ponsel sejak diakuisisi BenQ. (Flickr/Thomas Lok)
Siemens sudah nggaklagi memproduksi ponsel sejak diakuisisi BenQ. (Flickr/Thomas Lok)

Berdiri sejak 1985, Siemens mulai mengalami penurunan mulai 2005. Saat itu, mereka bahkan mengalami kerugian mencapai 500 juta Euro! BenQ melihat kesempatan ini dan mengakuisisi divisi ponsel Siemens dengan biaya 350 juta Euro. Merek BenQ sempat diperhitungkan di kancah ponsel dunia selama sekitar lima tahun sebelum kemudian seperti lenyap karena kalah oleh jenama-jemana yang populer di era smartphone.

LG

Teknologi ponsel dengan layar lipat LG sebenarnya ditunggu-tunggu. Sayangnya mereka justru memilih untuk berhenti. (Flickr/Aaron Yoo)
Teknologi ponsel dengan layar lipat LG sebenarnya ditunggu-tunggu. Sayangnya mereka justru memilih untuk berhenti. (Flickr/Aaron Yoo)

Yang paling baru memutuskan untuk nggak lagi memproduksi ponsel adalah LG. Jenama asal Korea Selatan ini untungnya sudah sukses di bidang produksi peralatan elektronika lainnya. Melihat kerasnya persaingan di era ponsel pintar, LG akhirnya memilih untuk menutup divisi ponselnya. Hal ini berimbas pada berhentinya pengembangan ponsel dengan layar lipat yang sebenarnya ditunggu-tunggu banyak orang.

Dari semua merek ponsel yang sudah hilang dari pasaran ini, kamu pernah punya yang mana saja, Millens? (Kom/IB09/E05)