Lolos Seleksi CPNS Jateng 2019, Penyandang Disabilitas Ini Sempat Pesimis

Lolos Seleksi CPNS Jateng 2019, Penyandang Disabilitas Ini Sempat Pesimis
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyerahkan SK CPNS kepada seorang penyandang disabilitas bernama Muhamad Hikmat. (Humas Pemprov Jateng

Sebanyak 13 penyandang disabilitas dinyatakan lolos seleksi penerimaan CPNS di lingkungan Pemprov Jateng. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpesan agar peserta yang lolos untuk terus semangat, pantang menyerah, menjaga integritas, jujur, dan nggak korupsi.

Inibaru.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo resmi memberikan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pada acara yang digelar Jumat (29/3/2019) itu, Ganjar juga membagikan SK kepada 13 penyandang disabilitas yang lolos seleksi CPNS.

Di antara 13 orang yang menerima SK di halaman Kantor Gubernur di Semarang itu, ada Mohamad Hikmat (26) yang merupakan warga Kampung Cicau, Desa Selawi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Hikmat yang menyandang tunadaksa ini mengaku sempat merasa pesimis untuk lolos menjadi pengajar di SLB Negeri Kabupaten Batang.

Dia khawatir nggak diterima karena kondisinya yang harus menggunakan alat bantu untuk berpindah tempat. Namun, Hikmat tetap semangat dan ingin mengejar kesempatannya menjadi guru di SLB.

"Saya tidak banyak berharap karena untuk berjalan saja, saya harus dibantu skate board. Saya hanya ingin tahu saja, bagaimana perjalanan menjadi CPNS itu, biar mendapat pengalaman," katanya seperti ditulis Antaranews.com, Jumat (29/3).

Dengan memiliki beberapa pengalaman mengajar di sejumlah sekolah seperti SLB Ajiterep Cimahi, SLB Adzkia, SLB Budi Nurani, SLB Bakti Pertiwi, dan sebagai tenaga lepas di kantor BPJS, Hikmat berharap bisa menjadi pegawai negeri yang baik, jujur, dan menjaga integritas.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberikan SK Pengangkatan CPNS juga berpesan kepada Hikmat agar tetap semangat, pantang mundur, menjaga integritas, jujur, dan nggak korupsi.

Selain itu, Gubernur Ganjar Pranowo juga mengatakan, pemerintah provinsi sudah mengusahakan penyediaan layanan publik yang ramah bagi penyandang disabilitas baik di gedung perkantoran, transportasi, dan pedestrian.

"Perlu juga melibatkan teman-teman penyandang disabilitas dalam proses perencanaan pembangunan termasuk musyawarah mengenai rencana pengembangan wilayah," ujar Ganjar.

Selamat kepada seluruh CPNS yang terpilih. Semoga bisa menjalankan amanat dengan baik dan bertanggung jawab, ya! (IB07/E04)