Parijoto Memang Bermanfaat Banget

Memiliki rasa yang asam manis agak sepat buah parijoto banyak diburu orang. Benarkah buah warisan Sunan Muria itu jika dikonsumsi ibu hamil dapat melahirkan anak yang cantik atau tampan?

Parijoto Memang Bermanfaat Banget
Buah parijoto (alamendah.org)

Inibaru.id - Ada yang pernah mendengar buah parijoto? Warga lereng Gunung Muria, terutama di Pati, Kudus, dan Jepara, tentu sudah nggak asing lagi dengan buah tersebut. Buahnya berbentuk bulat kecil-kecil bergerombol, berwarna merah keunguan, dan memiliki rasa masam-masam manis. Ada mitos menyebutkan, jika dikonsumsi ibu hamil maka bayi yang dilahirkan akan menjadi cantik atau tampan.

Di Kudus, buah parijoto hanya di tanam di kawasan lereng Muria. Sedangkan bagi warga Jepara, buah ini dapat ditemukan di Desa Tempur, Kecamatan Keling. Di desa yang bisa ditempuh sekitar 1,5 jam dari Kota Jepara itu, buah parijoto ditanam di pekarang rumah warga. Namun jika kamu ingin mendapat buah parijoto, cukup datang ke makam Sunan Muria di Colo, Kudus. Di sekitar makam, banyak pedagang yang menawarkannya dengan berbagai harga.

Nah, terlepas dari mitos yang ada, berikut adalah khasiat buah parijoto mengutip kliksolo.com :

1. Penambah Kesuburan

Buah parijoto berkhasiat sebagai penambah kesuburan karena mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Nah, berdasarkan penelitian Cochrane Collaboration Inggris, perempuan dengan kecukupan antioksidan dapat membuat peluang hamil empat kali lebih tinggi. Nggak hanya perempuan saja, tingkat kesuburan laki-laki juga dapat meningkat bila mengonsumsi makanan yang sarat antioksidan.

Baca juga:
Purwaceng Nggak Sekadar Mitos tentang Viagra Tradisional
Buah Gowok: From Healthy to Beauty

2. Menurunkan Kolesterol

Memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, buah parijoto  juga mampu menurunkan risiko penyakit jantung dan mencegah low density lipoprotenin (LDL) atau kolesterol jahat. Kamu bisa memakan buahnya yang sudah matang secara langsung.

3. Mengatasi Diare

Selain buahnya yang bermanfaat karena mengandung antioksidan tinggi, kamu juga bisa memanfaatkan daun parijoto untuk mengatasi diare. Membuat obat diare secara tradisional dari daun parijoto juga mudah. Kamu bisa membuatnya sendiri di rumah. Caranya, siapkan daun Parijoto segar sebanyak 20 gram. Setelah di cuci dengan bersih kemudian direbus. Perebusan menggunakan 400 ml air, tunggu sampai mendidih selama 15 menit. Setelah itu disaring dan didinginkan terlebih dahulu. Obat ini dapat diminum dua hari sekali pada pagi dan sore.

4. Mencegah Sariawan

Meski memiliki rasa yang asam dan sepat, buah parijoto memiliki kandungan vitamin C yang tinggi sehingga bisa dijadikan obat sariawan. Caranya, cuci buah parijoto segar sebanyak 5 gram kemudian ditumbuk halus. Setelah itu larutkan dalam 100 ml air matang dan gunakan untuk berkumur-kumur.

5. Menjaga Kandungan Ibu Hamil

Dari uji penelitian, kandungan di dalam buah dan daun parijoto memang memiliki khasiat yang positif untuk ibu hamil. Kandungan parijoto terdapat kardenolin, saponin, flavonid dan daunnya yang mengandung tannin. Kandungan tersebut ternyata baik sebagai penambah nutrisi ibu hamil. Jadi, soal ganteng atau cantik, itu hanya mitos, kan?

Baca juga:
Daun Keji Beling, Khasiat Dahsyat Si Hijau Berbulu
Wajahmu Ingin Kinclong? Ambil Buah Murbei!

Selain khasiatnya sebagai tanaman obat, tanaman parijoto karena memiliki bentuk dan buah yang kontras dan menarik juga dapat dijadikan sebagai tanaman hias untuk memperindah taman atau pekarangan. Bahkan di Eropa, Jepang, dan Amerika, tanaman yang memiliki nama latih Medinilla speciosa itu menjadi salah satu tanaman hias primadona yang bibitnya dijual dengan harga relatif tinggi.

Wah, ternyata di balik buahnya yang imut-imut, parijoto memiliki khasiat yang nggak bisa diremehkan. Pantas saja banyak orang memburu parijoto yang berasal dari luar kota datang ke lereng Muria untuk mendapatkan buah ini. (ALE/SA)