Daringan Kesongo Kultur Rawapening, Bersantai dari Pagi hingga Petang

Sensasi bersantap kuliner Nusantara di tengah persawahan dengan latar Merbabu dan Telomoyo menjadi pengalaman nggak terlupakan bagi siapa pun. Berlokasi pinggir Rawapening, kamu bisa bersantai dari pagi hingga petang di tempat bernama Daringan Kesongo Kultur ini. 

Inibaru.id - Pesona alam Rawapening di Kabupaten Semarang sudah sejak lama melegenda. Nggak heran kalau di setiap sudutnya berdiri kokoh berbagai tempat wisata yang mengundang rasa penasaran, salah satunya adalah Daringan Kesongo Kultur.

Lokawisata yang baru berdiri satu minggu ini berada di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Tempatnya cukup terjangkau, berlokasi di tengah-tengah antara Kota Semarang dengan Salatiga. Dari pusat kota, kamu hanya butuh menempuh waktu sekitar 30 menit perjalanan.

Semilir angin segar dari Rawapening akan menyambut kedatangan, dipandu dengan megahnya gunung Merbabu dan Telemoyo yang memanjakan mata. Kalau beruntung, kamu juga bisa menemukan keramahan para petani setempat yang tengah berladang di sekitar tempat tersebut. Semua itu bisa dinikmati sembari bersantai di atas gazebo beratapkan rumbia.

“Suasananya sejuk banget di sini. Segar tanpa polusi, nggak kayak di Kota. Pemandanganya juga cantik,” ujar Ningsih Setianingrum, seorang pengunjung asal Solo, Jumat (27/8/2021).

Ningsih datang bersama suaminya. Hari itu mereka memang sengaja melakukan piknik untuk bisa lebih banyak bertukar cerita. Sembari ngobrol, mereka mereka menikmati kudapan Nusantara yang tersedia di Daringan Kesongo Kultur, mulai dari kelopon, pukis, bakwan jagung, dan satai telur puyuh.

“Makanannya lumayan enak, kebanyakan sih kuliner Nusantara. Harganya juga masuk di kantonglah,” celetuk Jerry Mahardika, suami Ningsih.

Setelah puas nongkrong di gazebo, pasangan istri-suami itu lantas pergi menjelajahi berbagai spot foto di Daringan Kesongo Kultur. Mereka berswafoto di spot selfie kayu berbentuk "cinta", dengan kemegahan bangunan utama sebagai latarnya. 

“Banyak banget spot foto yang bisa dieksplorasi di sini. Lumayanlah buat stok konten untuk di-upload ke medsos,” timpal Ningsih, lalu tersenyum senang. 

Ningsih dan suami sengaja berkunjung ke tempat tersebut agak sore. Tiba di Daringan Kesongo Kultur berdua pukul 15.00 WIB, keduanya berencana tetap di situ hingga matahari tenggelam. Yap, mereka memang sengaja menunggu senja untuk menyaksikan sunset di sana yang konon indah.

Wah, asyik banget ya, Millens! Pas banget nih, mumpung PPKM sudah turun level dan sektor pariwisata di Kabupaten Semarang segera buka segel! Eits, tapi tetap pakai protokol kesehatan yang ketat ya! (Triawanda Tirta Aditya/E03)