Bengkel Sepeda, Ketiban Durian Runtuh di Tengah Pandemi Corona

Olahraga menggunakan sepeda kini menjadi tren di kalangan masyarakat, di tengah pandemi covid-19. Hobi ini bahkan nggak memandang usia, dari anak-anak hingga dewasa kini sangat gemar naik sepeda. Tren ini menjadi ‘durian runtuh’ bagi toko dan bengkel sepeda X-San Bike di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. 

Inibaru.id - Tren bersepeda yang belakangan kian marak di Tanah Air rupanya juga menjadi angin segar bagi pemilik bengkel sepeda. Hampir tiap hari, nggak ada bengkel yang sepi, dipenuhi deretan sepeda yang mengantre untuk diperbaiki, termasuk di X-San Bike, salah satu bengkel plus toko sepeda yang belakangan cukup moncer di kalangan pesepeda Kota Semarang.

Dentum palu beradu dengan besi kini menjadi rutinitas sehari-hari di bengkel sepeda yang berada di Kelurahan Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati, tersebut. Selalu saja ada orang yang pengin membetulkan sepedanya. 

Bengkel yang berada  di Jalan Jedung Raya itu mulai kebanjiran pelanggan, sejalan dengan tren bersepeda yang kian membesar di tengah pandemi corona ini. Dua teknisi di bengkel X-San Bike kini herus bekerja ekstra, agar sepeda yang mereka perbaiki bisa selesai tepat waktu.

Dalam sehari, mereka berdua biasanya mengerjakan 8-10 sepeda. Akhir pekan yang seharusnya jadi waktu untuk rehat pun terkadang balas, lembur agar perbaikan sepeda segera kelar. 

Pelanggan nggak hanya datang dari dalam kota, bahkan di antara mereka ada yang jauh-jauh datang dari sekitar Semarang, mulai dari Kabupaten Kendal hingga Kota Salatiga. Saking ramainya, para pelanggan nggak jarang harus masuk waiting list, baru dikerjakan keesokan harinya.

Selain melayani jasa perbaikan sepeda, lokasi ini juga menerima jual beli sepeda baru atau pun bekas. Pelbagai ukuran dan jenis sepeda ada di sini, dari sepeda anak hingga dewasa, plus aksesori dan onderdilnya. (Triawanda Tirta/E03)