Tidak Sekadar Film Horor Biasa, Film Ruqyah Berdasarkan Kisah Nyata

Film ini didasari oleh kisah nyata pengguna pelet atau pemikat yang tubuhnya dirasuki mahluk halus.

Tidak Sekadar Film Horor Biasa, Film Ruqyah Berdasarkan Kisah Nyata
Poster Film Ruqyah. (Foto: Twitter)

Inibaru.id - Setelah film Pengabdi Setan yang berhasil menarik cukup banyak penonton, muncul lagi film horror dalam waktu dekat ini. Film ini berjudul Ruqyah dan dibintangi oleh Evan Sanders serta Celine Evangelista.

Film yang akan tayang di bioskop pada 5 Oktober 2017 ini disutradarai oleh Jose Purnomo. Yang menarik adalah, film ini ternyata berdasarkan kisah nyata. Dalam Press Conference Ruqyah yang dilakukan di Metropole XXI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/9), Jose bercerita tentang sebuah cerita mistis yang mendasari pembuatan film ini. Lucunya, Jose mengaku sempat tidak percaya dengan cerita tersebut sebelum akhirnya melihat sendiri video rekaman seorang wanita yang dirasuki oleh mahluk halus.

Baca juga: 
“Pengabdi Setan” Jadi Alasan Joko Anwar Suka Dunia Film
Yuk Nonton! 8 Film Ini Bisa Jadi Referensi Nonton Kamu di Bulan Oktober 2017

“Ini kejadian teman saya tahun 2012, kalau saya nggak lihat langsung rekaman Blackberry, si perempuan teman dekatnya ini, saya nggak percaya. Seperti tadi lidah keluar saya lihat sendiri dalam rekaman itu," cerita Jose sebagaimana dikutip dari detikHOT (26/9).

Dalam film yang diproduksi oleh MD Pictures ini, diceritakan seorang artis bernama Asha yang diperankan oleh Celine Evangelista tubuhnya dirasuki oleh jin. Hal ini ternyata adalah konsekuensi dari penggunaan alat pelet atau pemikat untuk meningkatkan popularitasnya. Asha pun kemudian bertemu dengan jurnalis bernama Mahisa (Evan Sanders) dan meminta bantuannya agar bisa lepas dari mahluk halus ini.

Baca juga: 
Ada Visi Besar dalam Film "Wage". Apakah Itu?
Inilah 5 Film Sejarah Indonesia Paling Kontroversial

Menurut Jose, temannya ingin isu penggunaan pelet atau pemikat ini harus diangkat. Awalnya, temannya ingin film ini bertema dokumenter. Namun, Jose akhirnya memilih untuk mengangkat cerita ini sebagai film yang secara kronologis lebih enak untuk diikuti. Dengan cerita yang lebih mudah dicerna, diharapkan banyak orang yang tidak dengan enteng menggunakan pelet, susuk, atau berbagai pemikat lainnya karena sangat berbahaya.

“Ini bukan film biasa, sebuah kisah nyata saya pikir cerita apa yang terjadi. Beberapa tahun terakhir sering banget diomongin orang, pemikat, pelet untuk tenar, susuk, atau apa. Film Ruqyah jadi bukan sekadar film horor, ini true story benar adanya,” terang Evan Sanders. (AW/SA)