Sabet Berbagai Penghargaan Film Internasional, Irhamni Bikin Bangga Indonesia

Kembali, nama Indonesia dibuat bangga oleh anak bangsa yang menorehkan karyanya di kancah Internasional. Irhamni Rofiun sang sutradara film pendek berjudul Hadzari (dalam bahasa Indonesia Waspada) dan film Silat mampu menyabet beberapa penghargaan di ajang Festival Film Pendek tingkat Pelajar Internasional pertama di Nabeul, Tunisia, Minggu (9/7).

Sabet Berbagai Penghargaan Film Internasional, Irhamni Bikin Bangga Indonesia
Irhamni Rofiun. (foto. google.com)
724
View
Komentar

Inibaru.id - Kembali, nama Indonesia dibuat bangga oleh anak bangsa yang menorehkan karyanya di kancah Internasional. Irhamni Rofiun sang sutradara film pendek berjudul Hadzari (dalam bahasa Indonesia Waspada) dan film Silat mampu menyabet beberapa penghargaan di ajang Festival Film Pendek tingkat Pelajar Internasional pertama di Nabeul, Tunisia, Minggu (9/7).

Irhamni Rofiun merupakan seorang mahasiswa asal Indonesia yang tengah menyelesaikan program pacasarjananya di Universitas Ezzitouna, Tunisia. Dalam ajang penghargaan tersebut, setidaknya Irhamni memboyong tiga penghargaan sekaligus. Diantaranya yaitu kategori Best Sountrack dan Favorit Short Film atau pilihan hadirin dan peserta pada film Silat serta Best Short Film yang jatuh pada film Hadzari. Hadzari, film pendek berdurasi 2 menit 44 detik dengan menggunakan bahasa Arab ini juga mendapat kesempatan diputar pasa saat penganugerahan tersebut.

Baca Juga :

Menurut pengakuan Irhamni Rofiun, yang juga menjadi sutradara dalam film Silat tersebut, ketika dirinya tiga kali maju untuk mengambil penghargaan di panggung utama, pemanggilan ketiga pemberian penghargaan sebagai sutradara dalam film Silat, dia sempat tidak percaya dan terharu sekaligus bangga karena nama Indonesia kembali harum.

Kompetisi film pendek ini sebelumnya diikuti oleh 600 karya dari 125 negara dar 3 jenis kategori yakni fiksi, documenter dan animasi. Namun setelah mengalami serangkaian proses seleksi terpilih 27 karya terbaik dari 20 negara di antaranya Indonesia, Palestina, Turki, Syiria, Aljazair, Jordania, Lebanon, Irak, Iran, Mesir, Malaysia, USA, Prancis, Italia, Spanyol, Jerman, Cina, Thailand, Norwegia dan Tunisia selaku tuan rumah.

Oleh pihak panitia meminta masing-masing negara tersebut mendelegasikan satu sineas muda untuk di karantina dan mendapatkan pelatihan gratis. Kegiatan tersebut meliputi workshop film, writing script, shooting dan directing serta editing dan mixing. Menariknya semua kegiatan tersebut dimentori oleh para seniman dan pakar dalam dunia sinematografi dan perfilman serta acara hiburan lainnya. Sementara itu kebanyakan peserta yang mengikuti kompetisi ini juga pelajar atau mahasiswa yang bergelut dalam dunia sinematografi dan perfilman.

Prestasi yang diperoleh Irhamni Rofiun ini laiknya menjadi pemantik dan inspirasi bagi anak-anak bangsa di tanah air lainnya khususnya sineas muda untuk terus berkarya dan membawa harum kembali nama Indonesia di kancah Internasional. (NA/IB)