Melly Goeslaw Garap OST "Ayat-Ayat Cinta 2"

Dalam dunia perfilman, nama Melly adalah jaminan mutu untuk urusan penggarapan soundtrack.

Melly Goeslaw Garap OST "Ayat-Ayat Cinta 2"
Pemusik Melly Goeslaw didampingi Anto Hoed dalam peluncuran album soundtrack AADC (Ada Apa Dengan Cinta) 2 di Jakarta, 20 April 2016. (Tempo/Nurdiansah)

Inibaru.id – Sekuel film Ayat-Ayat Cinta dipastikan akan kembali menggunakan lagu ciptaan Melly Goeslaw. Hal itu diungkapkan Melly dalam konferensi pers peluncuran original soundtrack (OST) Ayat-Ayat Cinta 2 di Jakarta, Kamis (26/10/2017).

Dilansir dari Tempo, Kamis (26/10), Melly telah menciptakan lagu berjudul “Bulan Dikekang Malam” untuk AAC 2 ini. Pada kerja sama sebelumnya, ia terbilang sukses dengan lagu “Ayat-Ayat Cinta” ciptaannya yang dilantunkan Rossa.

Baca juga:
Kenapa Film “Ziarah” Perlu Ditonton?
Tepuk Tangan untuk "Ziarah" di Tokyo

Dalam konferensi pers, Melly menerangkan ihwal penciptaan lagu “Bulan Dikekang Malam”. Dirinya menjelaskan kalau lagu tersebut terinspirasi dari kehadiran bulan pada malam hari. Menurutnya, kehadiran bulan selalu bergantian dengan matahari.

Berkebalikan dengan matahari yang selalu terbit pada pagi hari, lanjutnya, bulan tidak selalu datang ketika malam sudah tiba.

“Jadi, saya membayangkan kalau bulan itu dikekang oleh gelapnya malam,” kata Melly.

Ia menyebutkan bahwa arti sesungguhnya tergambar seperti kalimat, sesuatu yang tidak bisa terjadi, tapi harus terjadi.

Lagu dalam OST yang diproduseri suaminya, Anto Hoed, itu, menurut Melly tidak hanya menggambarkan betapa sulitnya bulan saat menghadapi gelapnya malam. Karyanya ini juga mempunyai sisi seni dan dramatis dalam segi kalimat yang ditampilkan untuk sebuah film.

Baca juga:
Tak Nonton "Wage, “Youth Zaman Now” Bakal Rugi
Film Indonesia di Ajang Piala Oscar sebelum “Turah”

Bagi dia, lagu ini tidak sama dengan lagu kekinian. Melly memang selalu mengemas lagu dengan mencari kata dan kalimat yang bisa berpadu dengan gambar yang ditampilkan.

Dirinya pun berpromosi, akan menjadi fokus tersendiri saat orang mendengar “Bulan Dikekang Malam” bersamaan dengan menonton AAC 2. (GIL/SA)