BerandaCOVID 19
Kamis, 24 Feb 2022 13:00

Vaksin 1 dan 2 Belum Kelar, Pemerintah Ungkap Wacana Booster Keempat

Vaksin 1 dan 2 Belum Kelar, Pemerintah Ungkap Wacana Booster Keempat

Pemerintah mulai keluarkan wacana booster keempat. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Vaksin 1 dan 2 masih belum selesai, vaksin ketiga bahkan baru sedikit yang mendapatkan. Kok, pemerintah sudah keluarkan wacana booster keempat. Untuk apa?

Inibaru.id – Vaksin tiga alias booster masih belum kelar, yakni baru 8.974.957 orang yang mendapatkannya. Angka ini cukup jauh dari jumlah orang yang sudah mendapatkan vaksin kedua per Rabu (23/2/2022), yakni 141.806.330 orang. Menariknya, pemerintah justru sudah mengeluarkan wacana untuk menggelar booster keempat.

Hal ini diungkap oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono. Dia menyebut ada kemungkinan pemerintah Indonesia menggelar booster alias vaksin keempat. Hanya, keputusan untuk menyelenggarakannya sangat bergantung pada hasil penelitian dan kondisi Covid-19 di masa depan.

Dia pun memastikan kalau booster keempat nggak bakal diterapkan dalam waktu dekat. Maklum, pemerintah sendiri masih memprioritaskan kewajiban pemberian vaksin dosis pertama dan kedua yang diperkirakan baru selesai pada Juni 2022 ini. Selain itu, vaksin booster ketiga juga masih berjalan.

“Kalau nanti diperlukan dengan studi yang terus kita evaluasi ternyata kita butuh booster keempat, bukan tidak mungkin booster keempat itu perlu kita lakukan,” ungkap Dante, Rabu (23/2/2022).

Program vaksinasi 1 dan 2 belum selesai, vaksin ketiga juga masih sedikit yang mendapatkan. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Program vaksinasi 1 dan 2 belum selesai, vaksin ketiga juga masih sedikit yang mendapatkan. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Meski program vaksinasi Covid-19 di Indonesia cukup bagus, realitanya bahkan masih banyak orang yang belum mendapatkan dosis pertama. Jumlahnya baru 190.092.902 orang saja, Millens. Padahal, target pemerintah adalah ada 2018.265.720 orang yang mendapatkan vaksin 1 dan 2. Untuk saat ini, kalau dihitung berdasarkan vaksin 1 dan 2, baru di angka 68,09 persen dari target.

Lantas, mengapa vaksin booster masih dibutuhkan? Kalau yang ini, sih, ya, karena menurut penelitian, sekitar 3 sampai 6 bulan paska-menerima vaksin dosis 1 dan 2, sistem imun tubuh cenderung menurun sehingga perlu ditingkatkan kembali.

Vaksin ketiga dianggap penting oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Menurutnya, jika target vaksin booster tercapai, maka pandemi Covid-19 di Indonesia bisa ditekan menjadi endemi. Karena alasan ini pula, dia meminta pemerintah daerah untuk berusaha lebih keras memastikan masyarakat mendapatkan vaksin booster.

“Masyarakat yang sudah dapat tiket vaksin ketiga dapat langsung datang ke gerai vaksin yang disiapkan,” ungkap Luhut, Senin (21/2).

Kalau menurutmu, apakah kita memang perlu mendapatkan vaksin booster ketiga dan keempat, Millens? (Cnn/IB09/E05)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media
A Group Member of:
medcom.idmetro tv newsmedia indonesialampost

Copyright © 2023 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved