Selama Pandemi, Radesa Wisata Tuntang Pastikan Protokol Kesehatan Mumpuni 

Selama Pandemi, Radesa Wisata Tuntang Pastikan Protokol Kesehatan Mumpuni 
Foto udara pemandangan miniatur Menara Eiffel di Rawa Pening, Kamis (12/11/2020). Wisata berlatar pegunungan ini sempat viral di media sosial belum lama ini. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Diresmikan di tengah pandemi, Radesa Wisata Tuntang pastikan protokol kesehatan di sana dilakukan dengan maksimal. Lokawisata ini viral di sosial media karena punya Menara Eiffel dari bambu yang mengambang di atas Rawa Pening.

Inibaru.id - Industri pariwisata benar-benar terpuruk sejak pandemi Covid-19 mencengkeram negeri ini pada Maret 2020 silam. Namun, dengan protokol kesehatan yang ketat, perlahan bisnis ini mulai ditata ulang. Bahkan, lokawisata baru juga mulai bermunculan, salah satunya Radesa Wisata Tuntang.

Berlokasi di Dusun Klurahan, Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, miniatur Menara Eiffel setinggi 38 meter menjadi primadonanya. Menara dari bambu yang berdiri di atas Rawa Pening itu pun tak pelak menjadi daya tarik ribuan wisatawan.

Gimana cara menerapkan protokol kesehatan di tempat yang sempat viral di media sosial itu? Pihak pengelola menjamin, tiap pengunjung bakal dicek suhu tubuhnya dan wajib mengenakan masker. Selain itu, mereka juga memastikan protokol kesehatan nan mumpuni dilakukan di sana.

Seberapa efektif penerapan protokol kesehatan di tempat yang berjarak sekitar 500 meter dari jalan raya utama Semarang-Salatiga itu? Silakan kamu buktikan sendiri. (Triawanda Tirta Aditya/E03)

<br>

Agar bisa sampai ke miniatur Menara Eiffel, para wisatawan harus menyusuri jalan yang terbuat dari kayu. Jalan sepanjang 200 meter ini berada di atas Rawa Pening. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Para wisatawan mencoba berkeliling danau dengan menyewa perahu milik nelayan setempat. Tanpa masker, jangan harap kamu boleh menggunakan fasilitas ini. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)