Revitalisasi Bikin Kota Lama Semarang Kian Eksotik, Pandemi Membuatnya Nggak Asyik

Revitalisasi Bikin Kota Lama Semarang Kian Eksotik, Pandemi Membuatnya Nggak Asyik
Kilatan lampu cahaya kendaraan melewati kawasan Kota Lama Semarang, Jumat (20/11/2020). Kawasan wisata ini jadi salah satu lokawisata yang paling sering dikunjungi wisatawan di Semarang. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Revitalisasi Kota Lama Semarang menjadikan kawasan wisata itu kian menarik untuk dikunjungi. Kendati terlihat mulai ramai lagi, pandemi Covid-19 masih membuat para pengunjung waswas.

Inibaru.id - Kota Lama Semarang baru saja direvitalisasi saat pandemi Covid-19 menyerang dunia, termasuk Indonesia. Sejumlah spot wisata pun terpaksa ditutup sejak April 2020. Kini, Little Netherland itu telah diperbolehkan menerima pengunjung, tentu saja dengan protokol kesehatan yang cukup ketat.

Menerima kunjungan wisatawan bukan berarti pengelola Kota Lama nggak waswas. Bahaya virus corona memang masih mengancam. Berwisata di kawasan yang kini tampak jauh lebih rapi ini pun jadi nggak begitu leluasa.

Namun, apa boleh buat? Pandemi belum usai dan virus yang menyerang pernapasan itu masih terus mengintai. Mari kita sama-sama memutus mata rantai, biar grafik positif Covid-19 semakin melandai. (Triawanda Tirta Aditya/E03)

Para pengunjung bermasker di Kawasan Kota Lama Semarang, Jumat (20/11/2020). Protokol kesehatan yang ketat menjadi syarat wajib kalau kamu mau berkunjung ke sini. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Wisatawan beraktivitas di dekat gedung Marba, kawasan Kota Lama Semarang, Jumat (20/11/2020). Beberapa bangunan tua di Kota Lama kini sudah kian molek dan rapi. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)