Peniup Lilin Kue Ultah Positif Covid-19, Puluhan Tamu Undangan Tertular 

Peniup Lilin Kue Ultah Positif Covid-19, Puluhan Tamu Undangan Tertular 
Ilustrasi: Acara perayaan HUT sebuah komunitas seni di Karawang, Jawa Barat, jadi petaka lantaran si peniup lilin positif Covid-19. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Seorang peniup lilin kue ultah yang positif Covid-19 menjadi penyebab klaster baru di Karawang. Puluhan tamu dipastikan tertular. Yang disayangkan, salah satu penyelenggaranya tercatat sebagai petugas puskesmas setempat.

Inibaru.id – Dari total 1.766 kasus Covid-19 di Karawang Jawa Barat pada Selasa (10/11/2020), 40 di antaranya berasal dari pesta ulang tahun sebuah komunitas seni. Ihwal mula kejadian, peniup lilin kue ulang tahun tersebut saat itu telah positif Covid-19.

“Jadi, 40 orang yang positif itu berasal dari klaster ulang tahun komunitas tari,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang Acep Jamhuri pada Selasa (10/11).

Dalam perayaan tersebut, puluhan tamu undangan berkumpul bersama di sebuah tempat. Diduga, virus menyebar dari droplet peniup lilin yang menyebar ke kue yang kemudian dimakan bersama-sama. Saat acara, mereka juga sempat bernyanyi bersama tanpa pelindung yang cukup memadai.

Acep mengaku menyayangkan kejadian ini lantaran salah satu orang yang terlibat dalam gelaran pesta HUT ini tercatat sebagai sorang petugas puskesmas di Karawang.

Dia pun meminta satgas Covid-19 setempat untuk nggak sembarangan memberi izin masyarakat untuk menggelar acara yang berpotensi mengundang massa, meski menjanjikan akan menerapkan protokol kesehatan.

Akan Sewa Kamar Hotel

Ilustrasi pengecekan suhu mencegah Covid-19. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Ilustrasi pengecekan suhu mencegah Covid-19. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang berencana menyewa kamar hotel sebagai ruang karantina setelah melihat kasus positif Covid-19 yang terus melonjak di sana. Selain tempat karantina, kamar hotel tersebut akan dipakai untuk merawat pasien andai ruangan di rumah sakit benar-benar habis.

“Kami khawatir pasien tak tertampung,” kata Acep.

Selain kamar hotel, pemkab juga sudah menyiapkan BLK Disnakertrans sebagai ruang darurat untuk menampung pasien kalau rumah sakit penuh. Enam rumah isolasi juga telah dipersiapkan, nggak jauh dari rumah sakit khusus paru.

Oya, perlu kamu tahu, Karawang saat ini kembali berstatus zona merah, yang berarti masih berisiko tinggi dalam penularan Covid-19. Selain Karawang, wilayah di Jawa Barat yang juga masuk zona merah adalah Kota dan Kabupaten Bekasi.

Duh, turut berduka atas kejadian ini ya. Fakta di lapangan memang menunjukkan, orang-orang masih berkumpul dan menggelar acara besar kendati kita belum benar-benar terbebas dari wabah ini. Tetap jaga kesehatanmu ya, Millens! (Wow/IB09/E03)