Menilik Protokol Kesehatan di Grand Maerokoco Semarang saat Pandemi

Menilik Protokol Kesehatan di Grand Maerokoco Semarang saat Pandemi
Tetap bermasker selama berada di lingkungan wisata Grand Maerokoco Semarang, Kamis (12/11/2020). (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Pandemi Covid-19 belum juga usai, tapi sejumlah tempat wisata telah dibuka, salah satunya Grand Maerokoco Semarang. Gimana mereka menerapkan protokol kesehatan?

Inibaru.id - Grafik positif Covid-19 di Kota Semarang masih cukup tinggi. Kendati demikian, sejumlah lokawisata telah diperbolehkan beroperasi. Tempat-tempat yang diberi lampu hijau adalah yang sudah mengantongi izin dari oleh pemerintah setempat, salah satunya Grand Maerokoco Semarang.

Perlu kamu tahu, Grand Maerokoco adalah tempat wisata yang berisikan miniatur Jawa Tengah. Sebelum pandemi, lokawisata yang berada di Semarang Utara itu juga dikenal memiliki kawasan mangrove yang menawan. Hampir tiap hari kawasan tersebut ramai dikunjungi wisatawan.

Belakangan, Maerokoco menjadi salah satu tempat wisata yang boleh dibuka lantaran telah memenuhi standar protokol kesehatan yang diwajibkan oleh Pemkot Semarang. Pada Kamis (12/11/2020), sejumlah wisatawan tampak berkunjung ke kawasan tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan.

Beberapa protokol tersebut adalah bermasker, pengecekan suhu, penyediaan fasilitas cuci tangan, pembatasan pengunjung, dan penggunaan transaksi nontunai. (Triawanda Tirta Aditya/E03)

Wisatawan mengunjungi Lumina Grand Maerokoco menggunakan masker. Spot ini menyuguhkan berbagai macam spot foto. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Wisatawan berswafoto di dekat miniatur hewan purba yang ada di Grand Maerokoco, Kota Semarang. Wisatawan wajib memakasi masker dan mencuci tangan sebelum masuk kesini. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)