Dihantam Covid-19, KFC Tutup 33 Gerai di Indonesia

Dihantam Covid-19, KFC Tutup 33 Gerai di Indonesia
Terus merugi, KFC akhirnya menutup 33 gerai di Indonesia. (Flickr/Mike Mozart)

Terus merugi akibat tertekan Covid-19 dan pembatasan yang diberlakukan pemerintah, KFC menutup 33 gerai di Indonesia. Apa saja kiat mereka agar bangkit tahun depan?

Inibaru.id – Gerai makanan cepat saji terkemuka KFC yang dikelola oleh PT Fast Food Indonesia Tbk terpaksa menutup 33 gerainya karena dihantam Covid-19. Memang, penutupan ini bersifat sementara. Namun pihak KFC Indonesia memastikan bahwa mereka mengalami kerugian yang sangat besar pada 2020.

“Tiga puluh tiga gerai KFC ini memang nggak akan berhenti beroperasi permanen. Jika nantinya keadaan sudah lebih baik, bisa kami buka kembali,” terang PT Fast Food Indonesia, Selasa (15/12/2020).

Sejumlah gerai yang ditutup berada di lokasi yang terdampak langsung aturan Covid-19 seperti bandara atau stasiun kereta. Di tempat-tempat tersebut, sempat terjadi penutupan atau pembatasan sehingga jumlah orang yang datang pun berkurang drastis.

Pihak perusahaan mengaku sangat berharap dengan vaksin Covid-19 yang sedang dibahas pemerintah. Jika distribusinya berjalan dengan baik, diharapkan pandemi bisa dikendalikan dan kondisi ekonomi bisa membaik.

Selain gerai restoran, mall-mall dan usaha lain juga alami kerugian akibat Covid-19. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Selain gerai restoran, mall-mall dan usaha lain juga alami kerugian akibat Covid-19. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

“Harapan kami peraturan pemerintah yang sejauh ini menghambat bisnis pariwisata bisa kembali dibuka sehingga kami memiliki kesempatan lagi menjalankan usaha,” lanjut perusahaan.

Selain sudah memprediksi kerugian, pihak KFC Indonesia mengaku sudah melakukan beberapa kebijakan demi menekan biaya pengeluaran. Sebagai contoh, gaji karyawan, biaya listrik, biaya rental, dan biaya operasional lainnya dikurangi. Meski begitu, tetap saja perusahaan kesulitan untuk mendapatkan batasan impas sekitar Rp 500 – 520 miliar per tahun. Kerugian di kuartal III tahun ini saja sudah mencapai Rp 298,34 miliar!

Selain KFC Indonesia, usaha lain yang memutuskan untuk menutup sejumlah lokasi usahanya adalah Matahari Mall. Setidaknya, sudah ada enam gerai yang ditutup hingga Desember 2020 ini di Jawa, Bali, dan Sulawesi. Sebanyak 23 gerai lainnya bahkan diawasi secara ketat.

Masalahnya, belakangan ini pemerintah justru meminta mall-mall di kawasan Jabodetabek untuk tutup pukul 19.00 WIB. Pembatasan pengunjung 50 persen juga ditetapkan sehingga dikhawatirkan akan semakin menekan mall dan pelaku usaha di dalamnya. Bisnis seperti restoran dan tempat hiburan juga dibatasi maksimum pukul 20.00 untuk zona merah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Banyak pelaku usaha yang berharap bisa mendapatkan untuk dari libur Natal dan Tahun Baru akhirnya harus gigit jari dengan peraturan ini.

Semoga saja vaksinnya memang sesuai dengan yang diharapkan sehingga pandemi ini memang bisa segera ditangani dan kondisi ekonomi membaik, ya Millens. (Bis/IB09/E05)