Ada Nggak Sih Pantangan Setelah Vaksin Booster?

Ada Nggak Sih Pantangan Setelah Vaksin Booster?
Ilustrasi: Ada pantangan setelah mendapatkan vaksin booster. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Vaksin booster alias dosis ketiga vaksin Covid-19 mulai diberikan pada Januari 2022 ini. Hm, kira-kira, ada nggak sih pantangan setelah vaksin booster?

Inibaru.id – Mulai Januari 2022 ini, vaksin booster sudah mulai bisa didapatkan masyarakat. Tujuan dari diberikannya vaksin booster ini agar masyarakat memiliki sistem kekebalan tubuh lebih baik dalam melawan dampak dari Covid-19. Ngomong-ngomong soal booster, ada nggak sih pantangan setelah disuntik?

Jadi gini, Millens, vaksin booster ini adalah suntikan ketiga dari vaksin Covid-19. Kalau menurut sejumlah penelitian, vaksin ini bisa membuat sistem kekebalan tubuhmu jadi lebih kuat berkali-kali lipat melawan dampak dari Covid-19. Harapannya sih, ya, biar nggak mudah kena dampak kesehatan, khususnya dari yang sekarang sudah bikin kasus positif Covid-19 naik lagi, yakni varian Omicron.

Namun, nggak semua orang bisa mendapatkan vaksin booster ini. Syaratnya sih, sudah berusia 18 tahun atau lebih. Selain itu, kamu juga harus tinggal di area di mana vaksinasi dosis kedua sudah didapatkan lebih dari 60 persen warganya. Terus, kamu juga sudah dapat dosis kedua vaksin Covid-19 setidaknya enam bulan sebelumnya.

Para lansia atau yang punya penyakit bawaan bakal jadi yang paling diprioritaskan mendapatkan vaksin booster. Maklum, mereka yang paling rentan terkena efek kesehatan terparah kalau sampai terinfeksi Covid-19, Millens.

Ilustrasi: Vaksin booster diprioritaskan bagi para lansia dan orang-orang dengan penyakit bawaan. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Ilustrasi: Vaksin booster diprioritaskan bagi para lansia dan orang-orang dengan penyakit bawaan. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Balik lagi ke pantangan setelah vaksin booster, ya Millens. Kalau menurut dokter dari Siloam Hospitals dr Vito Anggarino Damay, SpJP (K), M. Kes, AIFO-K, kalau sudah mendapatkan vaksin ini, sebaiknya kita nggak tekan-tekan, menggosok, apalagi memijat area bekas suntikan. Selain itu, sebaiknya nggak merokok atau minum-minuman alkohol.

“Merokok atau minum alkohol usai vaksin sebaiknya nggak dilakukan. Rokok bisa memicu oksidasi dalam tubuh, sementara alkohol bisa membuat kinerja sistem metabolisme tubuh jadi lebih berat. Dampaknya, respons imun pada vaksinasi bisa terpengaruh,” jelas dr Vito, Jumat (21/1/2022).

Selain itu, dia juga menyarankan orang yang baru saja mendapatkan vaksin booster untuk nggak beraktivitas yang berat-berat selama dua atau tiga hari agar tubuh bisa benar-benar pulih dari efek samping vaksin secara maksimal.

Nah, kalau sampai terkena efek samping seperti demam, tubuh menggigil, atau merasakan sensasi pegal, sebaiknya minum parasetamol, Millens. Biasanya sih usai divaksin diberi obat ini ya oleh petugas kesehatan. Selain itu, makan-makan bergizi dan perbanyak air minum. Jangan lupa istirahat yang cukup dan tetap menaati protokol kesehatan, Millens.

Jadi, sudah tahu kan pantangan setelah vaksin booster. Tetap jaga kesehatan, ya? (Cnn/IB09/E05)