3M Jadi Cara Agar Pabrik di Kawasan Industri Terboyo Tetap Beroperasi

3M Jadi Cara Agar Pabrik di Kawasan Industri Terboyo Tetap Beroperasi
Buruh pabrik menyelesaikan pekerjaanya di Kawasan Industri Terboyo, Semarang, Senin (16/11/2020). Seluruh karyawan yang hendak masuk ke dalam pabrik diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Pabrik belakangan menjadi sorotan lantaran kerap dianggap sebagai penyebab penularan Covid-19. Guna menepis anggapan negatif itu, Kawasan Industri Terboyo Semarang menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat.

Inibaru.id - Menepis anggapan bahwa pabrik adalah biang penularan Covid-19 di Kota Semarang, Kawasan Industri Terboyo menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Protokol ini dilakukan agar pabrik-pabrik di kawasan tersebut tetap bisa beroperasi dan nggak menjadi klaster baru. 

Untuk mewujudkan protokol kesehatan yang baik, seluruh pabrik di kawasan itu diharuskan melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan pemakaian masker bagi seluruh buruh, tamu, dan pengelola. Selain itu, mereka juga diwajibkan menyediakan tempat cuci tangan.

Sementara, bagi buruh, mereka diwajibkan melakukan 3M saat bekerja, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. (Triawanda Tirta Aditya/E03)

Buruh pabrik yang memakai masker mengamati suasana di dalam pabrik Kawasan Industri Terboyo, Semarang, Senin (16/11/2020). Seluruh karyawan yang hendak masuk ke dalam pabrik diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Buruh pabrik yang menggunakan masker menyelesaikan pekerjaanya di Kawasan Industri Terboyo, Semarang, Senin (16/11/2020). Seluruh karyawan yang hendak masuk ke dalam pabrik diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)