Timbulkan Masalah Kesehatan, Pemerintah Korea Selatan Larang Penjualan Kopi di Sekolah

Timbulkan Masalah Kesehatan, Pemerintah Korea Selatan Larang Penjualan Kopi di Sekolah
Pemerintah Korea Selatan melarang penjualan kopi di sekolah. (Wattpad.com)

Pemerintah Korea Selatan melarang penjualan kopi di sekolah karena dinilai menimbulkan masalah kesehatan. Berdasarkan rencana, aturan ini baru diberlakukan pada 14 September mendatang.

Inibaru.id – Mulai 14 September mendatang para siswa di Korea Selatan nggak akan menjumpai kopi di sekolah mereka. Atas alasan kesehatan, Pemerintah Korea Selatan resmi mengeluarkan larangan penjualan kopi di seluruh institusi pendidikan. Larangan ini diberlakukan lantaran angka ketergantungan para siswa terhadap kopi terus meningkat.

“Revisi undang-undang ini bertujuan untuk mengatur kebiasaan konsumsi kopi bagi anak-anak dan remaja. Kami memastikan larangan penjualan kopi di sekolah akan berjalan. Larangan ini diberlakukan di seluruh wilayah melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan,” tutur perwakilan Kementerian Pengawasan Makanan dan Obat, seperti ditulis Koreatimes.com, Selasa, (28/8/2018).

Selain siswa, aturan ini juga berlaku untuk para guru selama berada di sekolah. Hal ini dilakukan agar kampanye hidup sehat tanpa minuman berenergi dan makanan tinggi kalori yang digalakkan pemerintah sejak 2016 silam bisa berjalan secara efektif.

Korea Selatan memang tengah berjuang melawan tingginya angka obesitas pada generasi muda. Dalam 10 tahun, angka obesitas pada siswa sekolah dasar dan menengah naik sekitar 12 persen. Kenaikan angka obesitas ini diduga merupakan dampak dari kopi yang dikonsumsi siswa.

Sistem pendidikan di Korea Selatan yang ketat membuat para siswa kerap begadang untuk belajar dan mengerjakan tugas-tugas sekolah mereka. Untuk menghilangkan rasa kantuk dan lelah, mereka memilih meminum kopi. Namun, banyak siswa yang dilaporkan mengalami pusing, jantung berdebar kencang, gangguan tidur, dan gugup setelah mengonsumsi kopi.

Menurut data dari Organisasi Kopi Internasional, Korea Selatan adalah salah satu negara dengan konsumsi kopi tertinggi di Asia pada 2016. Jumlah kedai kopi yang banyak juga menjadi pemicu meningkatnya konsumsi kopi. Sejak 2011 hingga 2015, jumlah kedai kopi di Korea Selatan meningkat drastis dari 12.400 menjadi 49.600.

Selain Korea Selatan, Inggris juga mengeluarkan aturan serupa. Kendati tidak menyebutkan secara spesifik, negeri Ratu Elizabeth ini pun melarang penjualan minuman berenergi di sekolah.

Bagaimana pendapatmu tentang larangan ini, Millens? (IB15/E04)