Nilai Religius dalam Secangkir Kopi Kintamani Bali

Nilai Religius dalam Secangkir Kopi Kintamani Bali
Kopi Kintamani. (bp-guide.id)

Selain punya cita rasa yang khas, kopi Kintamani khas Bali ini juga diyakini memiliki nilai religius. Yuk, simak ulasan berikut!

Inibaru.id – Nggak hanya terkenal dengan keindahan pulaunya saja, Bali juga terkenal dengan kopinya yang enak. Yap, kopi Kintamani. Kopi khas Bali ini adalah salah satu dari 16 kopi terbaik di Indonesia, lo.

Sesuai namanya, kopi Kintamani berasal dari Kintamani, Bali. Kopi ini berjenis Arabika yang ditanam pada ketinggian di atas 900 mdpl. Ketinggian tersebut dikenal mempunyai iklim dengan suhu yang dingin tapi kering. Selain itu, tanah di Kintamani merupakan tanah vulkanik yang subur, ditambah lagi pupuk yang digunakan adalah pupuk organik sehingga kopi yang dihasilkan berkualitas tinggi.  

Selain itu, kopi Kintamani juga diyakini masyarakat setempat memiliki nilai religius. Mereka memberi perlakuan khusus pada kopi ini. Pedoman mereka yakni tri hita yaitu keseimbangan antara petani dengan Tuhan, petani dengan petani, dan petani dengan lingkungan. Dengan begitu, mereka percaya kelestarian tanaman kopi pada kawasan Kintamani semakin menarik dan juga mempesona lantaran keseimbangan yang mereka jaga dan percayai itu. Wah, masih kental dengan adat ya!

Sementara itu, bila ditelisik dari rasa, kopi Kintamani memiliki cita rasa yang khas. Bisa dikatakan kalau kopi Kintamani ini juga memiliki cita rasa yang begitu eksotis dengan rasa jeruk yang dominan, body sedang, dan tingkat keasaman yang rendah serta diikuti dengan aroma citrus dan herbal. Kopi Kintamani juga nggak terlalu pahit (bitter) dan juga tidak asam (astringent), Millens.

Dilansir dari Lembahilmu.com, Selasa (16/2/2016), tipe kopi Kintamani tampak nyaris mempunyai kesamaan dengan kopi Java. Perbedaannya terletak pada tipe kopi Kintamani Bali yang mempunyai aroma menyengat dibanding dengan kopi Java yang mempunyai aroma rempah.

Keberadaan kopi Kintamani sudah banyak dilirik penikmat kopi di dunia, lo. Kualitas serta kekhasan dari kopi ini menarik penikmat kopi dari negara lain untuk membelinya. Saat ini, kopi Kintamani sudah diekspor ke Jepang, Eropa, Arab, dan Australia.

Salah satu produk kopi Kintamani. (Mrocoffee.com)

Nah, buat kamu yang penasaran pengin mencicipi kopi khas Bali ini, nggak perlu khawatir. Kamu bisa datang langsung ke Bali atau mencarinya di toko-toko daring karena sudah banyak yang mulai menjualnya di toko daring. Untuk satu kemasan kopi bubuk seberat 200 gram, penjual biasanya membanderol dengan harga sekitar Rp 50.000 hingga Rp 100.000. Bagaimana Millens, tertarik mencoba? (IB07/E04)