Menepi Sembari Ngopi di Joko Kopi

Menepi sejenak sembari menikmati secangkir kopi nikmat di tengah area persawahan yang tenang dan sejuk tentu menjadi sensasi relaksasi tersendiri. Pengin menikmati situasi semacam itu? Datanglah ke Joko Kopi!

Menepi Sembari Ngopi di Joko Kopi
Suasana Joko Kopi yang tenang di pinggir sawah (Joko Kopi)

Inibaru.id – Pemandangan alam yang menenangkan ditemani secangkir kopi nikmat mungkin akan menjadi paket liburan sempurna bagi siapa saja. Suasana semacam itu bisa kamu temui di Joko Kopi. Berlokasi di tengah area persawahan, kedai kopi berkonsep semi-modern itu memang begitu memanjakan mata.

Joko Kopi beralamat di Jalan Gedongsongo No 9, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kendati berada di pedesaan, kedai yang berdiri sejak 2014 ini mengolah kopi dengan teknik-teknik modern yang sekarang sedang ngetren. Peralatan seduh yang mereka gunakan juga termasuk mutakhir, nggak kalah dengan kedai kopi modern di tengah kota.

Kedai ini memang sengaja menggabungkan konsep modern dan tradisional. Mulai dari nama yang sangat lokal tanpa unsur kebarat-baratan hingga logo yang berupa lelaki berkumis dengan peci dan jas, sengaja mereka ciptakan untuk menegaskan konsep tersebut. Tujuannya? Menjangkau semua kalangan!

Jika kamu tengah melintas di jalan Solo-Semarang dan merasa penat, menepilah sejenak di Joko Kopi. Semua menu kopi di sini diracik dengan teknik manual brewing. Yap, autentik banget! Di tempat ini, kamu bisa memilih tiga teknik brewing, yakni tubruk, plunger, dan pour over.

Biji kopi yang dipakai Joko Kopi adalah jenis robusta dan arabika. Biji-biji tersebut mereka dapatkan dari roastery-roastery dari Indonesia maupun langsung dari luar negeri.

Java Mocha dan Columbia Supremo yang Diseduh dengan Metode Tubruk (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Menikmati kopi di tempat ini, kamu nggak perlu khawatir salah memesan kopi. Kamu bakal "dipandu" mengenali kopi yang kamu pesan, karena daftar menu mereka dilengkapi pelbagai informasi mengenai karakteristik masing-masing kopi koleksi mereka. Informasi tingkat keasaman, tekstur kopi, hingga sensasi after taste, mereka sajikan lengkap di daftar menu.

Mengedukasi para pelanggannya memang menjadi salah satu konsep yang pengin diterapkan Joko Kopi. Di tempat nyaman ini, kamu bisa lebih detail memilih kopi mana yang mau kamu cicip.

Head Barista Joko Kopi, Harit, mengatakan, Joko Kopi sengaja menerapkan konsep open bar agar pengunjung bisa memesan kopi seperti apa yang kita inginkan.

“Enak itu kan relatif. Jadi, di sini pengunjung boleh request kopi yang kayak gimana ke barista," terang Harit kepada Inibaru.id, belum lama ini.

Salah Seorang Barista di Joko Kopi sedang Meracik Pesanan (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Meracik Sendiri

Selain bisa memesan kopi secara "custom" kepada barista, kamu juga boleh, lo, meracik kopimu sendiri di Joko Kopi. Ini cocok buat kamu yang pengin belajar bikin kopi enak sendiri. Para barista akan dengan senang hati membantumu, asalkan kondisi sedang memungkinkan, misalnya pada Senin-Jumat yang nggak terlalu padat pengunjung. 

Terus, fasilitas lain yang juga boleh kamu manfaatkan di kedai kopi dua lantai ini adalah peralatan musik seperti piano dan gitar. Alat-alat musik itu memang disediakan untuk pengunjung yang pengin mencoba bermusik di tempat tersebut. Hm, asyik, ya?

Secangkir kopi di kedai ini dibanderol mulai Rp 23 ribu. Tentu saja harga ini sepadan dengan pengalaman ngopi yang bakal kamu dapatkan. Joko Kopi buka tiap Senin-Sabtu mulai pukul 12.00-24.00 WIB. Eh, khusus Jumat, mereka buka mulai pukul 13.00 WIB, sedangkan Minggu mereka libur.

Nah, untuk informasi lebih lanjut, silakan ikuti akun Instagram mereka di @jokokopi. Selamat menepi, dan selamat ngopi! (Mayang Istnaini/E03)