Ngopi sambil Ngelelet Rokok? Ya Kopi Lelet Rembang!

Nggak hanya nikmat dan sedap, Kopi Lelet ala Rembang ini juga bisa sebagai sarana menyalurkan seni bagi penikmatnya lo. Penasaran?

Ngopi sambil Ngelelet Rokok? Ya Kopi Lelet Rembang!
Kopi lelet dan sensasi ngeleletnya. (Cafekopilelet.com)

Inibaru.id - Setiap orang memiliki selera yang berbeda untuk meminum kopi. Sebagian orang lebih senang meminum kopi tak berampas, tapi sebagian yang lain justru lebih demen minum kopi berampas meskipun ampasnya nggak bisa dinikmati. Nah, di Rembang, ada kopi yang bisa dinikmati bahkan hingga ampasnya lo, Millens. Yap, kopi lelet.

Kopi khas Rembang ini memang dikenal unik. Kopi ini sudah terlebih dahulu melalui proses sangrai menggunakan pembakaran akar kayu jati sehingga kopi tersebut beraroma sedap. Nggak cuma nikmat dan beraroma khas, ampas kopi itu bisa digunakan untuk melapisi kulit rokok seperti ditulis Detik.com (30/12/2017).

Konon, kopi lelet kali pertama muncul di Kecamatan Lasem, Rembang pada 1990-an. Namun, saat itu kopi lelet dipadukan dengan sejumlah bahan lainnya sehingga rasanya kurang enak. Dari situ, kopi lelet dimodifikasi dengan racikan yang murni hingga menciptakan rasa yang khas dan awet sampai sekarang.

Kopi lelet mempunyai tekstur yang sangat halus. Saking halusnya, beberapa oran menyebut teksturnya seperti bedak. Menurut Yopi, salah satu produsen kopi lelet yang berada di Desa Sumberejo, Kecamatan Kota Rembang menyebutkan, kopi lelet berasal dari hasil penggilingan yang sangat lembut sehingga ampas kopi itu bisa digunakan untuk ngelelet (melukis ampas kopi pada kulit rokok).

 “Selain kopinya yang kental dan sedap, penggilingan kopi harus halus agar menghasilkan ampas yang bisa dimanfaatkan untuk sarana berkreasi bagi para penikmatnya,” tutur Yopi.

Hasil dari ngelelet. (Grosirkopilelet.wordpress.com)

Yopi menambahkan, penyeduhan kopi lelet kurang lebih sama seperti menyeduh kopi pada umumnya. Namun, ampas kopinya sering disisihkan. Ampas tersebut disisihkan di sebuah lepek (alas cangkir), kemudian ditambah sedikit susu. Racikan itulah yang menjadi media untuk ngelelet ke batang rokok

Kerap kali, penikmat kopi ini ngelelet rokoknya menggunakan tisu sebagai "kuas". Nggak jarang, rokok yang dilelet menjadi sebuah karya seni yang unik dengan motif yang beragam. Hm, sembari ngopi bisa coret-coret sesuka kamu nih. (IB11/E04)