Lebih Dekat dengan Kopi Arabika Simalungun, Bahan Baku Kopi Starbucks

Lebih Dekat dengan Kopi Arabika Simalungun, Bahan Baku Kopi Starbucks
Buah kopi merah Simalungun. (Lintasgayo.com)

Pencinta kopi asal Sumatera Utara pasti sudah kenal dong dengan kopi Arabika Simalungun. Siapa sangka, kopi ini adalah kopi arabika yang dipasok untuk restoran kopi terkenal, Starbucks.

Inibaru.id - Indonesia patut berbangga karena memiliki hasil alam yang melimpah ruah. Hasil alam itu bahkan sudah diakui dunia memiliki kualitas yang jempolan. Salah satu komoditas yang menembus pasar dunia adalah kopi Arabika yang berasal dari Simalungun, Sumatra Utara.

Nggak main-main, kopi arabika Simalungun ini setiap tahun diboyong restoran kopi ternama di dunia Starbucks sebanyak 30 ton biji kopi yang belum disangrai. Pengusaha kopi Simalungun mulai memasok kopi ke Starbucks pada 2014 lalu setelah menghadiri forum asosiasi kopi internasional.

"Kopi ini bisa diterima ke Starbucks itu awalnya karena ada pertemuan dari forum asosiasi kopi internasional yang dihadiri 47 negara," ujar Walatindaon, Ketua Himpunan Masyarakat Kopi Arabika Sumatera-Simalungun seperti yang ditulis Detik.com (15/5/2015).

Tentu saja hal itu nggak lepas dari rasa kopi Arabika Simalungun yang enak. Kopi arabika itu ditanam di sepanjang pinggiran Danau Toba dengan ketinggian tanah mencapai 1.400 mdpl.

Hasil uji fisik dan uji citarasa kopi Arabika Simalungun memang menunjukkan kualitas yang bagus. Sebanyak 13 sampel kopi Arabika Simalungun diuji 13 kelompok tani di Puslitkoka Indonesia di Jember. Dari pengujian tersebut, didapat hasil kopi Arabika Simalungun nggak terkontaminasi serangga hidup, biji berbau busuk dan kapang, memiliki kandungan air nggak lebih dari 12 persen, serta biji berukuran kecil hingga sedang dan memenuhi syarat mutu SNI kopi.

Seperti ditulis Simalungunarabica.com (25/4/2018), komponen yang diujikan di antaranya fragrance (7,68), flavor (7,66), after taste (7,63), acidity (7,36), body (7,84), uniformity (10,0), balance (7,59), clean cup (10,0), sweetness (10,0), overall (7,69), dengan skor akhir 83,39.

Nggak heran dong kalau kopi ini bisa masuk ke Starbucks? Wah, mantap dah! (IB18/E04)