Menepi dari Kemacetan sambil Ngopi di Strada Caffe

"You never taste the real coffee after Strada.”

Menepi dari Kemacetan sambil Ngopi di Strada Caffe
Secangkir kopi dan sepotong keik lezat di Strada Caffe, penawar letih saat terjebak kemacetan (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Inibaru.id – Sore menjelang, jalanan Kota Semarang juga mulai padat merayap. Orang-orang yang baru pulang beraktivitas melaju di jalan dengan kendaraan masing-masing. Jalanan yang kian nggak ramah memaksa saya dan seorang teman yang menjadi bagian dari keramaian tersebut menepi sejenak. Ngopi menjadi pilihan kami, sembari menunggu kepadatan jalan mulai berkurang untuk melanjutkan kembali perjalanan pulang.

Pilihan kami jatuh pada Strada Caffe, yang berlokasi di Jalan S Parman No 47, Semarang, Jawa Tengah. Begitu memasuki kafe bergaya modern tersebut, seorang pelayan menyapa kami dengan ramah. Aroma khas kopi menguar dan hawa sejuk menyambut. Wah, baru masuk saja sudah terasa nyaman banget.

Saya dan teman memilih untuk duduk di meja paling dekat dengan pintu masuk. Selain agar bisa mengamati jalanan di luar, area manual brewing di hadapan meja begitu menarik perhatian saya. Rupanya area itu khusus diperuntukkan bagi pengunjung yang ingin meracik kopinya sendiri. Kurang lebih delapan jenis kopi, mulai arabika hingga robusta ada di area itu. Grinder dan alat v60 juga berderet rapi di sana.

Di area manual brewing juga berjejer kemasan berisi biji kopi yang sudah di-roasting. Kopi-kopi berbagai jenis dan grade itu bisa kamu tebus dan bawa pulang loh, Millens. Nggak perlu khawatir, biji kopi tersebut cukup fresh kok lantaran mereka me-roasting biji-biji tersebut sendiri. Kamu bahkan bisa melihat prosesnya secara langsung di sana.

Sembari menikmati "atraksi" tersebut, saya memesan segelas capuccino hangat dan sepotong new york cheesecake, sementara teman saya memesan cafe latte hangat plus royal chocolate cake.

Baiklah, kita bicara keiknya dulu. Secara keseluruhan, kedua keik yang kami pesan sama-sama nggak mengecewakan. Enak! Nggak terlalu manis dan nggak bikin enek. Lembut banget pula! Rasa keju dan cokelat pada keduanya pun sama-sama begitu terasa. Nyam! Keik itu cocok banget buat teman ngopi di sore hari.

Royal chocolate cake dan secangkir capuccino hangat ala Strada Caffe (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Soal kopinya, kamu nggak perlu ragu deh. Strada Caffe adalah kafe dengan kopi specialty atau kopi dengan rasa dan aroma premium. Jadi, benar-benar kopi terbaik dari Nusantara yang mereka sajikan. Harga kopi di Strada Caffe berkisar mulai Rp 20 ribuan, sedangkan keiknya dibanderol mulai Rp 30 ribu per potong. Tentu harga tersebut jauh dari kata mahal untuk ukuran kopi dan keik berkualitas premium.

Oya, selain kopi dan keik, Strada Caffe juga memiliki sejumlah menu lain yang bisa kamu pilih. Dari kudapan hingga makanan berat tersedia di sana. Jadi, kalau pun pasangan yang kamu ajak ke tempat itu nggak suka kopi atau keik, dia tetap bisa pesan menu lain, dan kalian tetap bisa makan bareng di tempat cozy ini deh. He-he.

Bangunan Strada Caffe yang cukup luas juga nggak akan membuatmu menunggu atau mengantre di tempat tersebut. Kamu bisa memilih mau duduk di area indoor, outdoor, atau smoking area. Ketiga area itu sama nyamannya, kok. Pantas saja banyak pengunjung selain saya dan teman saya yang betah berlama-lama di sana.

Nyamannya nongkrong di Strada Caffe bikin nggak terasa kalau malam sudah menjelang (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

"You never taste the real coffee after Strada”. Kutipan yang tertera di salah satu sudut Strada Caffe ini benar-benar saya rasakan. Menikmati kopi dan menu premium lainnya dengan harga yang masih bisa dijangkau, siapa menolak?

Puas dengan segalanya di Strada Caffe, kami melanjutkan perjalanan dengan riang. Jalanan lengang, hati senang! Adakah yang lebih istimewa dari itu? Ha-ha. (Mayang Istnaini/E03)