Cara Starbucks Kurangi Kertas untuk Kelestarian Lingkungan

Untuk mengurangi penggunaan kertas, Starbucks mulai menerapkan biaya tambahan bagi siapapun yang membeli kopi dengan gelas kertas. Sebaliknya, mereka bakal mengapresiasi pembeli yang membawa tempat minum sendiri dengan memberi diskon. Berapa banyak?

Cara Starbucks Kurangi Kertas untuk Kelestarian Lingkungan
Starbucks. (Teenvogue.com)

Inibaru.id - Pelestarian lingkungan mulai menggerakkan kepedulian sejumlah pihak. Pengurangan konsumsi kertas menjadi salah satu isu lingkungan yang paling banyak dibicarakan masyarakat dunia, nggak terkecuali jaringan gerai penyedia kopi Starbucks.

Gerai kopi yang menggurita di seluruh dunia itu mengumumkan, mereka akan memberikan biaya tambahan bagi konsumen yang membeli dengan gelas kertas. Pengumuman itu disampaikan Starbuck Inggris lewat siaran pers pada komunitas Europe, the Middle East, and Africa (EMEA), seperti dilansir Foodbeast, Selasa (27/2/2018).

Baca juga:
Berkat Anak Muda, Tren Ngopi Akan Terus Eksis
Menyesap Kopi Liberika di Wisata Kampung Kopi Kotawaringin

Starbucks masih akan menyediakan gelas kertas (paper cup) di tiap gerainya dengan biaya tambahan senilai 0,07 dolar AS atau sekitar Rp 950 tiap gelas take away yang dibeli. Starbucks berharap, penerapan pajak ini bisa mengurangi penggunaan gelas kertas sekali pakai.

Kemudian, jaringan gerai kopi internasional itu juga mencoba menerapkan strategi pengalihan konsumsi gelas kertas dengan menyediakan tumbler yang dapat dibeli pengunjung. Bahkan, seperti ditulis Detik.com, Rabu (28/2), Starbucks Inggris juga memberi diskon senilai 0,35 dolar AS atau sekitar Rp 4.700 jika membawa tempat minum sendiri.

Aturan yang mengemban misi penghematan demi gerakan ramah lingkungan ini rencana bakal diterapkan di 20-25 toko di pusat Kota London selama tiga bulan. Dana hasil “penjualan” paper cup yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk membantu penelitian Hubbub Foundation.

Baca juga:
Kopi dan Kuning Telur dalam Secangkir Kopi Talua
Liong Bulan, Kopi Tersohor dari Bogor

Selain Inggris, Starbucks juga besar kemungkinan akan menerapkan aturan yang sama di negara-negara lain, di antaranya Amerika Serikat.

Sekarang, nggak perlu menunggu aturan Starbucks itu sampai Indonesia deh. Kita bisa kok memulainya dengan mengurangi pemakaian gelas kertas sekali pakai. Bawa tumblermu ya, Millens! (YFH/GIL)