Mahakarya FKY 29, Jogjakarta Video Mapping Project

Festival Kesenian Yogja (FKY) kembali di gelar. FKY 29 suguhkan Jogjakarta Video Mapping Project yang merupakan pertunjukan proyeksi video mapp dari berbagai insan kreatif.

1k
View
Komentar

inibaru.id - Festival Kesenian Yogja (FKY) kembali di gelar. Seperti FKY sebelumnya, FKY29 kali ini juga menyuguhkan serangkaian agenda besar. Rentetan agenda tersebut dimulai dari tanggal 27 Juli hingga 13 Agustus mendatang.

Pada 27 lalu, kegiatan FKY29 kali ini dibuka dengan Pawai sekaligus pembukaan yang berlangsung di Jalan Malioboro hingga titik nol kilometer. Dalam pembukaan tersebut diisi pula dengan serangkaian penampilan diantaranya pertunjukan Gamelan Sekar Wangi, Tari Pink Kavaleri dan Jogja Hip Hop Foundation. Selain itu, pada acara pembukaan FKY29 ini hadir pula bintang tamu Total perkusi feat Dominique Naura.

Festival rutin yang digelar tahunan kali ini mengangkat tema Umbar. Secara definitif, umbar yang berasal dari bahasa Jawa memiliki dua makna yang serupa dengan waktu luang. Pertama, umbar diartikan sebagai aktivitas beristirahat, bermain-main hingga inkubasi. Sedangkan pengertian kedua, umbar berarti wujud mengeskpresikan sesuatu (mengumbar) secara total ide, gagasan serta kreativitas.

Hal tersebut dimanifestasikan dari berbagai agenda yang direncanakan serta kegiatan yang disuguhkan dalam FKY ke-29 ini. Seperti kegiatan Jogjakarta Video Mapping Project yang baru saja berlangsung malam tadi, Jumat (28/7). Jogjakarta Video Mapping Project merupakan bagian dari agenda FKY yang menampilkan pertunjukan proyeksi video mapp dari berbagai insan kreatif.

Kegiatan yang menampilkan berbagai kreasi video mapp tersebut digelar secara langsung di panggung Krapyak. Proyeksi yang dimulai dari pukul 19.30 hingga selesai tersebut merupakan kolaborasi dari Fanikini, Modar, Rubah Hitam, Agung Moyo Balance, Kevin Rajabuan bersama Sarinade juga Lapaskendali Labs bersama-sama dengan Wirosatan serta Heruwa. Alhasil pertunjukan proyeksi yang disuguhkan cukup mencengangkan mata.

Festival Kesenian Jogja ke XXIX dengan mengangkat tema Umbar kali ini diharapkan mampu menjadi ruang bermain untuk mengekspresikan gagasan bagi semua pihak yang berkonstribusi di dalamnya baik itu seniman, budayawan, desiner, pembuat acara maupun pasar seni.

Tentunya konsep permainan yang disuguhkan bukan asal permainan biasa, melainkan permainan atau stand yang mampu menciptakan engagement dan kreativitas pada audies saat berinteraksi. Di sisi lain, FKY ke 29 ini diharapkan mampu menjadi ruang bagi masyarakat unyuk melepas lelah, penat sehingga merangsang masyarakat memperoleh kesegaran jiwa raga dan kreativitas baru saat menghadiri kegiatan yang disuguhkan oleh FKY ke-29 kali ini.(NA/IB)