Ketika Batik Nusantara Hebohkan Warga Roma

Batik kita kembali dipuji sebagai karya adiluhung oleh orang asing. Kali ini orang Roma, Italia yang menyanjung kreasi wastra tradisional kita.

Ketika Batik Nusantara Hebohkan Warga Roma
Pameran dan talkshow “Indonesia: La vita a colori" di Roma, Italia. (Dok. KBRI Roma)

Inibaru.id – Presiden United Nations Women’s Guild (UNWG) Roma, Dima Kashour, begitu bersemangat kala didaulat menjadi model untuk menjajal memadupadankan kain batik. Hal ini diperlihatkannya dalam satu sesi dari rangkaian acara “Indonesia: La vita a colori" yang berlangsung di Roma, Italia, pada akhir September 2017 lalu.

Dalam acara yang digelar di kediaman resmi Duta Besar Indonesia di Roma itu, Dima juga memuji inisiatif desainer Indonesia yang antusias mempromosikan serta melestarikan kekayaan budaya bangsa melalui industri fesyen.

Talkshow sebagai upaya mempromosikan wastra Indonesia itu berlangsung sukses. Para penonton yang menghadiri acara tersebut mengaku terpesona dengan keindahan batik. Layaknya Dima, pengunjung pun mengaku begitu meminati batik-batik yang turut dipamerkan dalam acara itu.

Baca juga: Wajib Tahu! Ini Dia Motif Batik Paling Populer di Indonesia

Inisiator talkshow, Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Roma, berhasil dalam upayanya mengenalkan warisan budaya Tanah Air. Sesuai temanya, yakni “La vita a colori”, yang berarti menjadi kehidupan dalam ragam warna, mereka sukses menjadikan batik seperti itu di Roma.

Dihadiri para perempuan pendamping korps diplomatik internasional, sosialita, serta pelaku mode di Roma, acara yang digelar dalam Pekan Budaya Indonesia di Italia ini juga ditujukan untuk menyambut peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober ini.

"Kami ingin wastra Nusantara, khususnya batik, dapat lebih dikenal oleh publik di Roma. Berbagai warna dan motif yang ada pada setiap helai kain tradisional merepresentasikan keragaman budaya Indonesia," terang Ketua DWP KBRI Roma, Junie Artati Alwi.

Sejak mendapat pengakuan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia pada tanggal 2 Oktober 2009, pamor batik memang kian mendunia. Tak heran jika tamu yang hadir juga tampak begitu antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Baca juga: 5 Fakta Batik yang Harus Kamu Ketahui

Dibuka dengan sajian Tari Mappadendang yang dibawakan seorang anggota DWP, Ade Arvianti Asrarudin, acara diisi dengan talkshow dan pameran. Dilansir dari Wolipop, Pemilik label Batik Chic, Novita Yunus, mengisi talkshow mengenai perkembangan batik di Indonesia.

Tak hanya presentasi, Novita juga memamerkan koleksi desainnya melalui peragaan busana dengan anggota DWP KBRI Roma sebagai model.

Acara kemudian ditutup dengan pertunjukan Tari Jaipong yang dibawakan Pinkan Mulia, mahasiswa Indonesia yang tengah menyelesaikan studi desain fesyen di Roma. (GIL/SA)