Menikmati Sisi Lain Semarang dari Mecusuar Willem III

Apa yang akan Anda pikirkan tentang kota Semarang kali pertama? Kawasan Simpang Lima yang selalu ramai? Atau kawasan Kota Lama yang selalu berhasil membuat kita bernostalgia ke masa kolonial? Namun, jika kita berkunjung ke kota ini, tidak ada salahnya untuk mencoba menikmati Semarang dari sisi lainnya, yakni mengunjungi area pelabuhan Tanjung Emas.

Menikmati Sisi Lain Semarang dari Mecusuar Willem III
1k
View
Komentar

Inibaru.id - Apa yang akan Anda pikirkan tentang kota Semarang kali pertama? Kawasan Simpang Lima yang selalu ramai? Atau kawasan Kota Lama yang selalu berhasil membuat kita bernostalgia ke masa kolonial? Namun, jika kita berkunjung ke kota ini, tidak ada salahnya untuk mencoba menikmati Semarang dari sisi lainnya, yakni mengunjungi area pelabuhan Tanjung Emas.

Area Pelabuhan Tanjung Emas sendiri berada di Jl. Coaster Nomor 10 di wilayah Semarang Utara. Untuk menuju pelabuhan ini kita bisa menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan bus Trans Semarang Koridor III yang memang memiliki rute Akademi Kepolisian – Pelabuhan Tanjung Emas. Harga tiket bus Trans Semarang hanya Rp 3.500 untuk umum dan Rp 1.000 untuk pelajar.

Begitu sampai di pelabuhan, kita akan disuguhi pemandangan khas pelabuhan layaknya kapal laut yang bersandar, terminal peti kemas, hingga yang paling ikonik adalah Mercusuar Willem III. Sebagaimana namanya, mercusuar ini memang dibangun di jaman penjajahan Belanda, tepatnya pada tahun 1884. Sebagaimana fungsi mercusuar pada umumnya, mercusuar ini juga memiliki fungsi sebagai penanda pada kapal-kapal yang akan berlabuh pada pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Mercusuar ini sendiri memiliki ketinggian 30 meter dan pancaran cahayanya bisa mencapai 20 mil pada permukaan laut.

Bangunan mercusuar ini memiliki ciri khas unik berupa ornament paku “Kling” khas Belanda yang bisa menjadi pengait satu baja dengan baja lainnya. Selain itu, mercusuar ini juga cukup unik mengingat posisinya yang dikelilingin tanggul yang mencegah datangnya air rob yang memang masih menjadi masalah besar bagi Kota Semarang ini. Tanpa tanggul ini, air rob dari laut akan bisa memasuki ruangan mercusuar yang hingga saat ini ternyata masih bisa berfungsi dengan baik.

Tak hanya bisa menikmati mercusuar sebagai obyek wisata gratis. Kita pun bisa menikmati aktifitas lainnya yakni dengan menyewa perahu kecil untuk berkeliling di lautan sekitar pelabuhan atau bahkan memancing di tengah laut.

Sebagai informasi, pada akhir pekan di pagi atau sore hari, daerah di sekitar Pelabuhan Tanjung Emas yang disebut sebagai Kampung Ujung ini ramai dengan orang-orang yang memiliki hobi memancing yang ingin menyewa perahu atau setidaknya menikmati pemandangan yang indah. Sebagai informasi, jika kita ingin menyewa perahu, per orangnya ternyata hanya dikenakan biaya Rp 5.000 hingga Rp 10.000 saja.

Tak hanya menyewa perahu, kita juga bisa sekadar menikmati suasana khas pesisir dengan membeli jajanan yang memang banyak tersedia di tempat tersebut seperti sate, bakso, es gempol, dan berbagai makanan kecil lainnya. Tak usah khawatir soal harga, berbagai jajanan ini biasanya memiliki harga yang sangat terjangkau sehingga tidak akan menguras kantong. Biasanya, semakin sore Kampung Ujung ini, semakin banyak orang yang mendatanginya untuk menikmati senja yang memang sangat indah. (AS/IB)

Tags :