Polisi Tidur Jadi Andalan Terbaru Band Metal Asal New York

Siapa sangka kesan mendalam seseorang terhadap Indonesia mampu menggugah inspirasi bermusik seseorang untuk menciptakan sebuah lagu. Adalah John Meredith, drummer band metal trash New York, Suaka, yang mengalami hal tersebut dalam singgel terbaru Suaka: Polisi Tidur.

Polisi Tidur Jadi Andalan Terbaru Band Metal Asal New York
Polisi Tidur merupakan lagu andalan terbaru band Metal, Suaka asal New Yok yang terinspirasi dari Indonesia (foto: rollingstone.co.id)

Inibaru.id - Siapa sangka kesan mendalam seseorang terhadap Indonesia mampu menggugah inspirasi bermusik seseorang untuk menciptakan sebuah lagu. Adalah John Meredith, drummer band metal trash New York, Suaka, yang mengalami hal tersebut dalam singgel terbaru Suaka: Polisi Tidur.

Sebagaimana dituturkan juru bicara Suaka, Kat Valdez, secara eksklusif kepada majalah Rolling Stone, lagu Polisi Tidur dibuat John usai berkunjung ke Indonesia beberapa tahun silam. Menurut Valdez, lagu tersebut merupakan gambaran Indonesia melalui perspektif orang Amerika.

Polisi Tidur adalah metafora yang tepat untuk merepresentasikan keadaan negara ini (Indonesia) dan dunia pada umumnya,” terangnya kepada Rolling Stone.

Suaka merupakan band trash metal yang terbiasa mengusung lagu cepat dan “menyerang” bergaya metal klasik ala Bay Arena. Band ini dimotori tiga personil, yakni John Meredith sang penggebuk drum, bersama dua anggota asal Indonesia, yakni gitaris-vokalis Rully "Roots" Rochmat dan basis Patrick "QQ" Salomo.

Secara eksklusif Suaka meluncurkan streamingsinggel terbaru Polisi Tidur via situs Rolling Stone Indonesia. Singgel ini merupakan bagian dari album studio terbaru bertajuk “Tiga” yang direncanakan segera dirilis dalam beberapa waktu ke depan di bawah bendera label Money Fire Records asal Brooklyn, AS.

Nama Suaka sendiri telah dikenal masyarakat pencinta musik metal trash sejak tahun 2001 silam. Hingga kini, Suaka telah merilis dua album studio, yakni “Episode 1” (2007) dan “Unify” (2010).

Pencekalan secara tak resmi oleh pemerintah usai kerusuhan besar di konser Metallica pada April 1993 memaksa para personil Suaka hijrah ke Negeri Paman Sam dan mengajukan “suaka metal” di sana. Maka, terbentuklah grup band Suaka.

Valdez menceritakan, lagu Polisi Tidur merupakan seruan perlawanan terhadap korupsi, ketidakadilan, dan penyalahgunaan kekuasaan yang telah berlangsung begitu lama di Indonesia dan tempat lain.

Selain Polisi Tidur, album “Tiga” nantinya akan memuatlagu-lagu terbaru dalam fusi berbagai gaya musik cadas yang memompa adrenalin, mulai dari thrash metal bertemu rock, hardcore, dan nada-nada melodius yang dilantunkan dalam lirik Indonesia, Inggris, bahkan sedikit bahasa Sunda. Seluruhnya berjumlah 12 nomor.

Album tersebut direkam di Mollusk Studio, Ridgewood, New York, AS, dengan John Meredith menjadi co-producer sekaligus menata mixingserta mastering-nya, dan akan dirilis resmi mulai 28 Juli mendatang via Money Fire Records. (GIL/IB)

Tags :