Surat Kecil untuk Tuhan Jadi Film Favorit Lebaran

Liburan Lebaran 1438 H kerap kali digunakan oleh banyak orang untuk bersilaturahmi. Selain itu, tak sedikit pula yang memanfaatkannya sebagai ajang kumpul keluarga atau teman untuk mengunjungi destinasi wisata. Sebagai alternatif lain, nonton bareng di bioskop pun bisa jadi pilihan menarik untuk mengisi libur lebaran.

Surat Kecil untuk Tuhan Jadi Film Favorit Lebaran
Film Surat Kecil Untuk Tuhan jadi film paling diminati di lebaran 2017. (foto: Youtube)
2k
View
Komentar

inibaru.id - Liburan Lebaran 1438 H kerap kali digunakan oleh banyak orang untuk bersilaturahmi. Selain itu, tak sedikit pula yang memanfaatkannya sebagai ajang kumpul keluarga atau teman untuk mengunjungi destinasi wisata. Sebagai alternatif lain, nonton bareng di bioskop pun bisa jadi pilihan menarik untuk mengisi libur lebaran.

Yap, meramaikan lebaran 2017, industri perfilman Indonesia merilis film Surat Kecil untuk Tuhan. Film yang sudah tayang sejak 25 Juni 2017 lalu itu menuai sambutan yang baik dari pecinta film Indonesia. Bahkan tak hanya masyarakat umum, Raditya Dika hingga BJ Habibie memberikan respon positif film besutan Fajar Bustomi tersebut. Gala premiere yang digelar pun bisa dibilang berlangsung dengan meriah.

Baca Juga :

Film bergenre drama ini mengemas cerita tentang kehidupan kakak beradik yatim piatu, Anton dan Angel dari kecil sampai dewasa. Tak hanya Joe Taslim dan Bunga Citra Lestari, film yang diangkat dari novel Agnes Davonar ini dibintangi oleh Aura Kasih, Lukman Sardi, Ben Joshua, Teuku Rifnu Wikana, Maudy Koesnaedi, dan sederat artik cilik yang berbakat.

Nah, yang menjadi kekuatan dari film Surat Kecil untuk Tuhan salah satunya adalah musik scoringnya. Paduan suara Purwacaraka yang menyanyikan lagu-lagu anak dengan iringan orkestra membuat para penontonnya makin terhanyut akan kisah haru Anton dan Angel.

Keunggulan lainnya, jika dari segi cerita, Fajar Bustomi rupanya cukup konsisten membuat penontonnya larut dalam suasana haru di tiap momen yang disajikan. Tak berhenti di situ, sineas tersebut juga sukses menyisipkan bumbu crime-thriller yang seru sehingga tak monoton dengan suasana haru di sepanjang filmnya.

Rumah produksi Falcon Pictures bisa dibilang sukses mempromosikan film tersebut. Falcon Pictures bahkan menjadi film pertama yang mempromosikan diri lewat LED yang digadang-gadang terbesar di Indonesia. (IP/IB)

Tags :