Berkunjung ke "Pulau Awet Muda" di Sumenep

Pulau Giliyang menjadi destinasi wisata kesehatan dengan kandungan oksigen 21,5 persen sehingga warganya memiliki umur panjang di atas satu abad. Benar nih? Buktikan sendiri.

Berkunjung ke "Pulau Awet Muda" di Sumenep
Wisata Kesehatan Pulau Giliyang Sumenep Jawa Timur (kabarindo.com)

Inibaru.id - Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur telah meluncurkan kalender wisata dan Visit Sumenep 2018. Nah, ada salah satu pulau yang jadi ikon pariwisata di sana: sebuah pulau kecil yang berada di Kecamatan Dungkek, yakni Gili Iyang atau disebut juga Giliyang. Seperti apa sih?

Dilansir dari beritagar.id (8/12/2017), Pulau Giliyang ini sedang gencar dipromosikan dan dikembangkan sebagai ikon pariwisata andalan Sumenep. Potensi utamanya yaitu destinasi wisata kesehatan yang telah ditetapkan sejak 2015.

Disebut sebagai destinasi wisata kesehatan karena pulau ini merupakan kawasan geowisata dengan kadar oksigen tertinggi kedua di dunia setelah Yordania. Kandungan karbondioksida di pulau ini pun ditemukan paling rendah. Wah, bisa puas menghirup udara segar ya, Millens.

Baca juga:
Taman Ujung Soekasada, Tempat Singgah Keluarga Kerajaan
Cape Town, Kota Ramah Muslim di Afrika Selatan

Pulau oksigen ini tentunya sudah diteliti oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumenep pada 2016. Hasilnya, kandungan oksigen Giliyang ditemukan 21,5 persen atau lebih tinggi dari wilayah lain yang umumnya cuma sekitar 20 persen.

Yang lebih wow lagi, pulau ini dikenal sebagai pulau awet muda. Pasalnya, warganya tercatat memiliki usia yang panjang dengan kondisi bugar. Ada 157 orang usianya di atas 100 tahun.

Dikutip dari Viva.co.id, pada 2016 di Giliyang dijumpai sebuah keluarga yang terdiri atas lima generasi. Generasi pertama yaitu Milati yang kala itu berusia 115 tahun. Meski pendengarannya berkurang akibat usia lanjut, Milati masih lantang dan fasih saat berbicara.

Putri Milati, Munadiyah, bahkan lebih bugar. Pada usianya yang telah seabad, Munadiyah tampak lebih muda. Bahkan, Munadiyah masih mampu berjalan dan beraktivitas sehari-hari tanpa menggunakan tongkat. Wah!

Nggak heran ya Millens, sudah banyak pelancong lokal dan mancanegara yang menjajal Pulau Giliyang untuk berobat lewat terapi oksigen dari alam. Saat ini, udara bersih jadi sesuatu yang mahal.

Baca juga:
Yuk Nikmati Keindahan Titik Nol Citarum!
Jejak Prasejarah di Pura Batur Kaja

Selain memiliki udara yang segar, kecantikan alam Pulau Giliyang ini memiliki tipologi yang serupa dengan kepulauan di Raja Ampat. Pulau ini didominasi pantai karang dan tebing karang tinggi nan indah.

Millens ingin jalan-jalan ke sana atau menetap di sana? Yang pasti di manapun kamu berada wajib menjaga lingkungan ya…. (LAM/SA)