Klenteng Cu An Kiong dan 3 Spot Wisata Menarik di Lasem yang Harus Kamu Coba!

Klenteng Cu An Kiong dan 3 Spot Wisata Menarik di Lasem yang Harus Kamu Coba!
Klenteng Cu An Kiong. (Instagram/fajarhw)

Pernahkah kamu mendengar Tiongkok Kecil di Jawa Tengah bernama Lasem? Bangunan kuno dengan arsitektur zaman kolonial terserak di antara pemukiman warga nan ramah di salah satu kecamatan di Kabupaten Rembang itu.

Inibaru.id – Daerah yang telah menjadi saksi peradaban manusia sejak jutaan tahun lalu ini menyimpan berjuta misteri dan potensi wisata sejarah yang siap digali. Setidaknya, terdapat 241 rumah kuno di kawasan Pecinan Lasem.

Bukan hanya itu yang bikin kecamatan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, ini, istimewa. Ada banyak bangunan megah serta destinasi wisata yang harus kamu kunjungi. Simak ulasannya ya!

  1. Klenteng Cu An Kiong

Klenteng Cu An Kiong yang bersejarah. (TripAdvisor)

Klenteng yang dibangun pada abad ke-16 ini diyakini sebagai klenteng tertua yang ada di Tanah Jawa, Millens. Gerbang dengan ornamen naga akan siap menyambut kamu dari halaman kelenteng.

Di sana, aroma hio yang khas menyeruak seisi ruangan. Beberapa patung dewa disimpan di altar, sedangkan di depannya terdapat sesaji persembahan berupa aneka buah-buahan.

Klenteng yang berada di Jalan Dasun, Desa Soditan, itu memiliki dua patung tokoh dewa dan dua patung singa berwarna emas, yang seakan menjadi penjaga pintu masuk klenteng. Interiornya memang sangat unik dan dindingnya dipenuhi rangkaian lukisan tentang dewa-dewi. Menarik!

  1. Omah Lawang Ombo

Omah Lawang Ombo. (IDsejarah)

Kamu bisa merasakan aura mistis begitu memasuki rumah kuno ini. Rumah bergaya Tiongkok itu adalah salah satu bekas gudang candu pada masa abad ke-18. Rumah peninggalan saudagar Tionghoa bernama Liem Kok Sing tersebut dibangun pada 1860.

Opium atau candu adalah komoditas yang sangat berharga, kendati terlarang. Maka, perdagangan candu pun dilakukan secara sembunyi-sembunyi kala itu.

Demi menjadikannya cagar budaya, Pemprov Jateng sempat berencana membeli Omah Lawang Ombo. Namun, ahli waris rumah menolaknya.

Hingga kini, bangunan tersebut memang nggak bisa dimasuki sembarang orang. Jadi, untuk berkunjung ke sana, kamu harus mendapat izin dari pengelolanya terlebih dahulu.

  1. Klenteng Gie Yong Bio

Klenteng Gie Yong Bio. (Ceritakain.com)

Tempat ini akan jadi wisata yang menyenangkan karena kamu bisa menyaksikan keberagaman yang harmonis di sini. Yap, konon Klenteng Gie Yong Bio dibangun untuk menghormati Raden Panji Margono, seorang tokoh pribumi dan beragama Islam di Lasem yang melawan penjajah Belanda.

Bahkan, di kelenteng ini ada altar khusus untuk Raden Panji Margono yang diletakkan di ruangan khusus. Besarnya pun sama dengan altar kongco yang lain. Nggak jarang mereka yang bersembahyang di kelenteng ini juga menghampiri pula altar Raden Panji Margono.

  1. Pantai Caruban

Pantai Caruban. (Lelungan)

Pantai Caruban berada nggak begitu jauh dari Terminal Lasem. Kamu bisa ke sana dengan naik delman atau ojek dengan menyusuri jalan sempit di antara tambak garam dan bandeng.

Pantai ini menjadi saksi bisu kejayaan Kerajaan Majapahit pada masanya, karena konon disinilah salah satu lokasi pangkalan armada maritim Majapahit kala itu, bahkan nggak jarang masih ditemukan pecahan-pecahan gerabah di sekitar pantai.

Biar nggak menyesal, segera atur waktumu untuk datang ke Lasem, ya! (IB06/E03)