SIPA 2018, Pekan Raya untuk Para Pencinta Seni dan Pertunjukan

SIPA 2018, Pekan Raya untuk Para Pencinta Seni dan Pertunjukan
SIPA 2017. (Soloevent)

Bagaimana jika para seniman pertunjukan dari seluruh dunia berkumpul jadi satu dan menyajikan penampilan yang istimewa dalam satu panggung? Di festival ini, kamu bisa dapatkan itu semua.

Inibaru.id – Seni dan kreativitas seolah nggak ada habisnya di kota ini. Yap, baru saja selesai perhelatan Internasional Gamelan Festival 2018, kini Kota Surakarta kembali bersiap untuk menyelenggarakan pesta bagi para seniman. Yap, Solo International Performing Art (SIPA) 2018 namanya.

Diselenggarakan pada 6-8 September mendatang di Benteng Vastenburg, gelaran tahunan itu digadang-gadang bakal menjadi semacam "Pekan Raya" bagi para pencinta seni pertunjukan. Hal ini diungkapkan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Selama tiga hari, pengunjung akan dimanjakan tontonan yang menakjubkan di panggung yang spektakuler.

SIPA 2017. (Idntimes)

Arief mengungkapkan, gelaran SIPA memang selalu dinanti pencinta seni dari dalam dan luar negeri lantaran menghadirkan mahakarya seni budaya dari berbagai belahan dunia.

"SIPA semakin mempertegas Solo sebagai kota seni dan budaya," ujarnya.

Ditulis Merdeka.com (30/8/2018), menginjak tahun penyelenggaraan ke-10, SIPA 2018 bakal mengusung tema We Are The World We Are The Nations. Tema tersebut menjadi pesan moral yang akan digelorakan di panggung pertunjukan. Artinya, perbedaan bahasa, warna kulit, adat dan tradisi, dan bangsa, bukanlah penghalang untuk menyatukan kebersamaan.

Lintas Benua

Dari tahun ke tahun, SIPA memang selalu melibatkan seniman lintas benua. Pertunjukan itu selalu ditampilkan kolosal, dengan memanfaatkan panggung yang keren! Yap, kamu yang mau datang dijamin bakal ternganga menikmati panggung seni ini yang berlatar Benteng Vastenburg nan megah.

SIPA 2017. (Darmawisata.co.id)

Selain panggung utama yang menyajikan aneka kesenian, SIPA 2018 juga akan menggelar bazar yang dibuka mulai sore hingga malam. Bazar akan diikuti 30 stand yang terdiri atas stand non-kuliner seperti pameran produk, distro batik, handcraft, hingga stand kuliner yang akan menjual makanan dan minuman khas Solo dan sekitarnya.

"Jangan lupakan upacara pembukaan dan penutupannya yang selalu megah dan mewah, diwarnai koreografi indah, kembang api yang ingar-bingar, dan melibatkan ribuan penonton yang hadir," terang menteri asal Banyuwangi itu.

SIPA 2017. (Soloevent)

Sementara, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Sumarni juga turut memuji penyelenggaraan SIPA 2018. Menurutnya, SIPA secara konsisten memberikan bentuk event seni yang berkelas. Ini menjadikan SIPA sebagai salah satu atraksi yang baik bagi pariwisata.

"SIPA menunjukkan kelasnya dengan masuk dalam Top 100 Calendar of Event Wonderful Indonesia," pungkas Sumarni.

Nah, Sobat Millens, buat kamu yang berada di luar Semarang, segera pesan penginapan dan tiket ke Solo, ya. Dijamin, perhelatan itu bakal jadi pengalaman wisata yang menarik buatmu! (IB06/E03)