Romansa di Jembatan Cinta Ada di Purbalingga

Romansa di Jembatan Cinta Ada di Purbalingga
Pengunjung berpose di atas Jembatan Cinta Pringwulung. (Instagram/misya.latief)

Berada di tengah persawahan, Jembatan Cinta Pringwulung menghadirkan perpaduan pemandangan alam dan spot foto menarik sebagai daya tarik wisata. Berkunjung ke sana bersama orang tersayang tentu menjadi ide wisata yang menyenangkan.

Inibaru.id – Pemandangan alam nan asri dan spot foto yang menarik merupakan perpaduan yang tepat untuk para traveler. Destinasi wisata yang mengusung dua hal tersebut menjadi daya tarik pun banyak ditemui saat ini.

Salah satu destinasi wisata yang menyajikan perpaduan pemandangan asri dan spot foto menarik adalah Jembatan Cinta Pringwulung. Lokasinya berada di Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga.

Dari pusat kota Purbalingga, kamu perlu berkendara selama sekitar 50 menit. Yap, jarak antara pusat kota dan lokasi Jembatan Cinta Pringwulung lebih kurang 40 kilometer. Nggak perlu bingung, sebab ada papan-papan penunjuk arah ketika kamu sudah mendekati lokasi wisata.

Seorang pengunjung berpose di Jembatan Cinta Pringwulung. (Instagram.com/Rita_fitriani2)

Daya tarik utama di sana tentu saja jembatan berbentuk hati yang terbuat dari bambu. Jika kamu berfoto di sana, hijaunya pepohonan dan perbukitan akan menjadi latar belakangnya. Air mancur di tengah jembatan pun membuat suasana terasa lebih segar.

Selain jembatan bambu, ada juga gazebo yang menjadi spot untuk sekadar menikmati pemandangan serta berburu foto terbaik.

Jembatan Cinta Pringwulung dibangun di atas lahan persawahan, Millens. Nggak heran kalau di sekitarnya masih membentang sawah yang luas. Hal itu semakin menambah keasrian dan kesejukan di sana. Rasanya syahdu banget deh.

Pemandangan Jembatan Cinta Pringwulung. (MI/Liliek Dharmawan)

Suasana semakin terasa menyenangkan karena udara yang sejuk. Sepoi angin dan gemericik aliran air pun hadir sebagai pelengkap. Duh, benar-benar terapi untuk hati dan pikiran!

Untuk berkunjung ke sana, kamu akan dikenai biaya masuk sebesar Rp 5.000 saja. Oya, ada sedikit saran jika kamu pengin berkunjung ke sana nih. Datanglah saat sore sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu matahari nggak terlalu panas dan udara akan terasa lebih sejuk. Kamu juga dapat sekaligus menunggu momen matahari terbenam.

Hm, kalau situasinya begini, momen penuh romansa itu tentu akan semakin terasa, bukan? Ha-ha! (IB10/E03)