Relaksasi PKM, Warga Mulai Kunjungi Tempat Wisata Kota Semarang

Relaksasi PKM, Warga Mulai Kunjungi Tempat Wisata Kota Semarang
Pengunjung mengabadikan momen di Sam Poo Kong. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Dua tempat wisata di Kota Semarang yaitu Sam Poo Kong dan Grand Maerokoco sudah mengantongi surat rekomendasi untuk kembali dibuka. Bagaimana kata pengelola dan pengunjung?

Inibaru.id – Dalam Pembatasan Kegiatan Masyarakat ke 4 hingga 5 Juni mendatang, Pemerintah Kota Semarang sudah mengizinkan pelaku tempat hiburan dan wisata untuk beroperasi kembali dengan beberapa syarat. Hingga Jumat (26/7) kemarin, ada sekitar 38 tempat hiburan dan wisata di Kota Semarang yang telah mengantongi rekomendasi untuk kembali beroperasi. Beberapa di antaranya adalah Sam Poo Kong dan Grand Maerakaca.

Risna Aghyuna, Bussiness Development Maerokoco mengungkapkan mereka telah mengantongi surat rekomendasi sehari sebelumnya. Dengan berbagai protokol kesehatan pada hari pertamanya, Sam Poo Kong tampak masih lengang oleh pengunjung. Namun begitu Risna mengungkapkan pengunjung hari itu sudah lumayan banyak meski belum memenuhi target.

Rombongan pengunjung dari luar kota (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Rombongan pengunjung dari luar kota (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

“Jika kapasitas 7000 orang, sekarang kita terima pengunjung di angka 3000,” ungkapnya.

Salah satu pengunjung yang kala itu berkunjung adalah Hari Listira. Dirinya yang datang bersama keluarganya mengaku berkunjung ke situs religi tersebut lantaran suatu kebetulan.

“Kebetulan saudara main ke sini, sekalian ke sini,” ungkap lelaki asal Cirebon tersebut.

Protokol kesehatan oleh pengelola tempat wisata. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Protokol kesehatan oleh pengelola tempat wisata. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Selain itu, ada pula Mei Lestari yang datang jauh-jauh dari Pekalongan. Dirinya yang berkeliling dengan pasangannya tersebut mengaku penasaran.

“Saya nggak pernah ke sini, kepo saja sama tempatnya,” tuturnya.

Risna mengungkapkan, kebanyakan pengunjung memang berasal dari luar daerah. Namun dirinya nggak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut. Menurutnya pengunjung cukup diperiksa suhu badannya serta diminta mencuci tangan saja. Nggak perlu membawa surat keterangan sehat atau hal yang lebih rumit.

Contoh penerapan jarak oleh pengelola Grand Maerokoco. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Contoh penerapan jarak oleh pengelola Grand Maerokoco. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Selain Sam Poo Kong, tempat wisata lain yang sudah mulai beroperasi adalah Grand Maerokoco. Semenjak surat rekomendasi mereka terima pada Jumat pagi, Titah Listiorini, Direktur PT Pusat Rekeasi dan Promosi Pembangunan langsung mengungkapkan tempat tersebut siap dibuka pada hari itu juga.

“Barusan kami mendapat surat rekomendasi, jadi sekarang sudah resmi dibuka,” ungkapnya.

Dengan memastikan setiap pengunjung mematuhi setiap protokol kesehatan, Titah yakin tempat wisata yang dikelolanya bisa menjadi oase di tengah kejenuhan masyarakat selama di rumah. Selain itu, dirinya juga menerapkan pembayaran nontunai untuk mengurangi kontak langsung dengan pengunjung.

Baik Risna maupun Titah sama-sama siap menerima pengunjung meskipun dengan berbagai batasan. Mereka juga mulai mempromosikan tempat wisata mereka di berbagai platform agar berita tersebut diterima masyarakat secara luas.

Bagimu yang pengin berwisata, jangan lupa patuhi protokol kesehatan dan sebisa mungkin siapkan pembayaran nontunai ya, Millens! (Zulfa Anisah/E05)