Ramah Lingkungan, Kerajinan Ini Dibuat di Desa Kasongan Yogyakarta

Ramah Lingkungan, Kerajinan Ini Dibuat di Desa Kasongan Yogyakarta
Aneka benda dari gerabah bisa kamu temukan di sana. (jogjascrummy.com)

Sebagai pusat kerajinan gerabah, Desa Kasongan di Yogyakarta menawarkan wisata yang menarik. Nggak sekadar berbelanja, kamu bisa melakukan kegiatan seru lainnya di sana. Yuk, kepoin dulu ada apa saja sih di desa ini.

Inibaru.id – Unik dan memukau! Saat melewati toko-toko kerajinan gerabah di Desa Kasongan, mungkin itulah yang akan terlintas di kepalamu. Desa yang berada di Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta ini memang menjadi pusat pemukiman para kundi.

Kundi merupakan sebutan bagi pengrajin gerabah. Mereka mengolah tanah liat menjadi barang-barang bernilai ekonomi tinggi.

Bagi kamu yang menyukai nuansa etnik, desa ini tentu menjadi surga belanja. Guci, lampu hias, vas, hingga patung dijual dengan harga sekitar Rp 25 ribu sampai jutaan rupiah, lo. Bahan-bahannya pun ramah lingkungan. Tengok saja bagaimana batok kelapa, rotan, hingga bambu dimanfaatkan dengan rapi dan indah.

Loro Blonyo, salah satu patung yang paling banyak dicari wisatawan. (kerajinanindonesia.id)

Loro Blonyo

Dari sekian kerajinan tersebut, yang paling laris adalah patung Loro Blonyo. Patung berbentuk sepasang pengantin Jawa ini diyakini membawa keberuntungan jika diletakkan di rumah. Selain membawa keberuntungan, patung ini tentu juga mempercantik ruangan.

Pengin mencoba membuat kerajinan gerabah dengan tanganmu sendiri? Jangan khawatir, Desa Kasongan bisa jadi tempat yang pas untuk belajar.

Untuk mengikuti kursus kilat ini, kamu perlu membayar Rp 50 ribu, Millens. Nantinya kamu bakal diajari gimana membuat gerabah sesuai dengan bentuk yang kamu pilih hingga ke tahap finishing. Hayoo, siapa saja yang pengin ikutan?

Kalau sudah jadi, simpanlah baik-baik karya itu sebagai benda kenangan. Kalau hasil karyamu sudah cukup bagus, nggak ada salahnya memberikannya pada teman atau orang terkasih.

Hm, sudah menentukan mau bikin benda apa? Yuk, bikin dengan penuh semangat! (IB15/E03)